

Semangat inovasi dan kompetensi mahasiswa Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Tim Gentaga-Zoldyck dari Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung (TKBG) berhasil meraih Juara 3 Lomba Kuat Tekan Beton (LKTB) pada ajang Petra Civil Expo (PCE) 2026 yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra, Surabaya.
Tim Gentaga-Zoldyck yang terdiri atas M. Rifqi Alchairi, Destia Putri Mahanani, dan Farhan Deris Caesario, dengan bimbingan Robi Fernando, S.T., M.T., berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam mengembangkan inovasi beton berkinerja tinggi yang lebih ramah lingkungan.
Petra Civil Expo 2026 mengangkat tema “Empowering Sustainable Infrastructure Through Engineering Excellence”, yang menekankan pentingnya peran generasi muda teknik sipil dalam menghadirkan solusi infrastruktur berkelanjutan. Melalui kategori Lomba Kuat Tekan Beton, peserta ditantang untuk menghasilkan beton dengan kekuatan optimal sekaligus mengurangi penggunaan clinker, material utama penyusun semen yang berkontribusi terhadap emisi karbon dalam proses produksinya.
Dalam kompetisi ini, mahasiswa tidak hanya diuji dari hasil kuat tekan beton yang dihasilkan, tetapi juga kemampuan menyusun mix design, menentukan komposisi material, melakukan proses produksi, hingga mempresentasikan inovasi yang dikembangkan di hadapan para juri. Seluruh sampel beton juga harus melalui proses curing selama 28 hari sebelum diuji di laboratorium.
Keberhasilan Tim Gentaga-Zoldyck menjadi bukti bahwa mahasiswa PUtech mampu mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan kebutuhan industri konstruksi modern. Melalui inovasi beton rendah clinker yang dikembangkan, mereka menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur masa depan tidak hanya harus kuat dan aman, tetapi juga berkelanjutan dan lebih ramah lingkungan.
Prestasi ini menjadi cerminan kualitas mahasiswa PUtech yang terus berkembang, berani berinovasi, dan mampu bersaing di tingkat nasional. Lebih dari sekadar raihan juara, pencapaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa vokasi memiliki peran penting dalam menghadirkan solusi nyata bagi tantangan pembangunan Indonesia di masa depan.