



Inovasi material menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Hal tersebut menjadi bahasan dalam Seminar Gedung Expo pada rangkaian Edificio 2.0 bertema Green Infrastructure: Peran GFRP dalam Mendukung Konstruksi Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Konstruksi Bangunan Gedung (HMTKBG) Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) di Semarang, Sabtu (10/10/2026).
Seminar ini menghadirkan Muh. Rivai Mi’roj, S.T., M.T., selaku Manajer Proyek WIKA Tol Semarang–Demak 1B, untuk berbagi wawasan dan pengalaman mengenai peran Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) dalam mendukung pengembangan infrastruktur hijau dan konstruksi berkelanjutan.
Melalui pemaparan materi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya inovasi material dalam pembangunan infrastruktur. Pembangunan berkelanjutan perlu memperhatikan berbagai aspek, mulai dari kualitas pekerjaan dan efisiensi pemanfaatan sumber daya hingga keselamatan kerja serta dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.
Penerapan prinsip keberlanjutan menjadi salah satu tantangan industri konstruksi di masa depan. Pengembangan teknologi, inovasi, dan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri diperlukan untuk menghadirkan infrastruktur yang berkualitas serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Berbagi pengalaman dari praktisi industri juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat perkembangan dan tantangan pelaksanaan proyek konstruksi di lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi konstruksi yang kompeten, adaptif, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan berkelanjutan.
Selain menyampaikan materi seminar, Muh. Rivai Mi’roj turut berpartisipasi dalam seremoni penyerahan penghargaan kepada para pemenang kompetisi dalam rangkaian Edificio 2.0. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi, kreativitas, dan pencapaian para peserta.
Edificio 2.0 merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh HMTKBG PUtech dengan menghadirkan seminar dan dua kompetisi, yaitu Green Building Innovation (EGBI) 2026 dan Edificio National Concrete Competition (ENCC) 2026. EGBI ditujukan bagi siswa aktif SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia, sedangkan ENCC diperuntukkan bagi mahasiswa aktif program Diploma atau Sarjana dari perguruan tinggi di Indonesia.
Pada penyelenggaraan tahun ini, ENCC 2026 mengusung tema “Innovating High Strength Concrete Through Low Clinker Technology” yang mengangkat inovasi beton berkekuatan tinggi melalui teknologi rendah klinker. Kedua kompetisi tersebut menjadi wadah bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas serta inovasi di bidang konstruksi.
Melalui rangkaian Edificio 2.0, PUtech menghadirkan ruang pembelajaran yang mempertemukan wawasan akademik dan pengalaman industri. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas pengetahuan generasi muda mengenai perkembangan teknologi konstruksi sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.