PUtech

Kembali Digelar, Hydrofight 2026 Bangun Sportivitas Tinju Tingkat Nasional

Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) melalui Himpunan Mahasiswa Teknologi Konstruksi Bangunan Air (HMTKBA) menyelenggarakan Hydrofight 2026, kompetisi tinju tingkat nasional, pada Minggu (11/10) di Workshop D1, Kampus II PUtech, Semarang. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan peserta untuk menyalurkan minat dan bakat, menguji kemampuan, serta membangun semangat sportivitas melalui olahraga tinju.

Penyelenggaraan Hydrofight 2026 terasa semakin istimewa dengan kehadiran Maikhel Roberrd Muskita, atlet tinju Indonesia yang telah menorehkan prestasi di ajang SEA Games. Kehadirannya sebagai bintang tamu turut melengkapi rangkaian kegiatan sekaligus memperkenalkan sosok atlet tinju berprestasi kepada para peserta dan sivitas akademika PUtech.

Kompetisi tingkat nasional ini diikuti oleh 70 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Pertandingan dibagi ke dalam tiga kategori berdasarkan kelompok usia, yaitu Junior untuk peserta berusia di bawah 16 tahun, Youth untuk usia 16–18 tahun, dan Elite untuk usia di atas 19 tahun. Selain memperebutkan gelar juara, kompetisi ini juga memberikan penghargaan dalam kategori Juara I, Juara II, Juara Umum, Petinju Terbaik, Petinju Favorit, dan Petinju Harapan.

Ketua Pelaksana Hydrofight National Boxing Competition 2026, Azzahra Qurrota Ayunin, mahasiswa program studi Teknologi Konstruksi Bangunan Air (TKBA), menyampaikan rasa bangga dan syukur atas terselenggaranya kompetisi tersebut. Ia berharap Hydrofight dapat menjadi wadah bagi para petinju dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan, meningkatkan prestasi, dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Sebagai Ketua Pelaksana Hydrofight National Boxing Competition 2026, saya merasa bangga dan bersyukur karena Kejuaraan Nasional Tinju Hydrofight 2026 dapat terlaksana dengan baik. Saya berharap kejuaraan ini dapat menjadi wadah bagi para petinju dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan, meningkatkan prestasi, serta menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Azzahra.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, atlet, pelatih, dan pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ke depan, ia berharap Hydrofight dapat berkembang menjadi kejuaraan nasional yang lebih besar dan berkualitas, sekaligus melahirkan atlet-atlet tinju yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Dukungan terhadap pengembangan HydroFight 2026 juga disampaikan oleh Pelaksana Harian (Plh.) Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni PUtech, FX Hermawan Kusumartono, M.Si. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada para pelatih, pembina, panitia, juri, dan wasit yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kompetisi.

Ia menilai Hydrofight sebagai ajang positif yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Ia berharap kompetisi ini dapat diselenggarakan dengan jangkauan yang lebih luas pada masa mendatang, termasuk dengan mengundang peserta dari berbagai daerah di Pulau Jawa, sehingga kompetisi semakin meriah dan kompetitif.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Pembina UKM Spartan Boxing Club PUtech, Shesa Dida Filantri, S.T. Menurutnya, kompetisi ini bukan sekadar ajang untuk menguji kemampuan di atas ring, melainkan juga kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan diri, membangun kepercayaan diri, dan memperluas jejaring dengan komunitas olahraga.

“Event Hydrofight ini bukan sekadar ajang pertandingan tinju, tetapi juga sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, membangun kepercayaan diri, serta mempererat jejaring dengan komunitas olahraga,” ujarnya.

Ia turut berpesan agar setiap atlet mengutamakan keselamatan, menjaga kedisiplinan, dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Kemenangan memang menjadi capaian yang membanggakan, tetapi proses latihan, kesungguhan dalam mempersiapkan diri, serta sikap terhormat dalam menerima hasil pertandingan merupakan nilai penting yang harus dijaga oleh setiap atlet.

Gelar Juara Umum Hydrofight 2026 berhasil diraih oleh UKM Spartan Boxing Club PUtech. Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus menambah semangat dalam mengembangkan prestasi di bidang olahraga, khususnya tinju/boxing. Melalui Hydrofight 2026, HMTKBA dan PUtech turut menghadirkan ruang bagi pengembangan minat dan bakat serta mempertemukan para petinju dalam kompetisi yang menjunjung sportivitas. Ke depan, Hydrofight diharapkan dapat terus berkembang dengan jangkauan yang lebih luas, melahirkan atlet-atlet berprestasi, dan memperkuat eksistensi UKM Boxing PUtech.