PUtech

PT Nindya Karya Gelar Campus Hiring di Politeknik Pekerjaan Umum, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri Konstruksi

Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) Semarang berkolaborasi dengan PT Nindya Karya (Persero) melalui kegiatan Campus Hiring Nindya Karya dan PUtech pada Jumat, 4 September 2026. Bertempat di Auditorium Soejono Sosrodarsono, kegiatan ini menjadi agenda campus hiring perdana yang digelar di PUtech sekaligus membuka kesempatan bagi mahasiswa, calon wisudawan, dan alumni untuk mengenal lebih dekat dunia profesional dan peluang karier di industri konstruksi.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi PT Nindya Karya bersama Unit Career Centre dan Alumni PUtech sebagai bagian dari upaya mempertemukan talenta pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri. Rangkaian kegiatan diisi dengan kuliah umum, pemaparan dunia kerja dan kompetensi engineer, informasi proses rekrutmen, hingga tahapan seleksi bagi peserta.

Acara turut dihadiri jajaran pimpinan PUtech, di antaranya Direktur PUtech Ir. Brawijaya, S.E., MEng.I.E., MSCE, Ph.D, IPU, ASEAN Eng., beserta jajaran pimpinan serta Unit Career Centre dan Alumni PUtech. Dari PT Nindya Karya, hadir tiga perwakilan pimpinan, yaitu Direktur Operasi 1 Fatchurrohman, S.T., M.T., Direktur Pengembangan Bisnis dan SDM Eduard Batubara, S.E., serta Senior Vice President Human Capital Andri Rohim, S.T., M.M., dan jajaran.

Your Career Starts Here

Membuka kegiatan, Direktur PUtech Ir. Brawijaya, Ph.D., menyampaikan sambutan dengan mengangkat tema “Your Career Starts Here”. Ia mengingatkan mahasiswa, calon wisudawan, dan alumni bahwa memasuki dunia profesional berarti mempersiapkan diri untuk mengambil peran dalam pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak sekadar berbicara mengenai beton dan baja, tetapi juga tentang menghadirkan akses menuju sekolah, menghubungkan wilayah, serta mendukung kehidupan masyarakat. Karena itu, lulusan teknik perlu membawa kompetensi sekaligus mentalitas yang tepat ketika memasuki dunia kerja.

Brawijaya berpesan agar para lulusan tidak hanya berorientasi pada apa yang akan diperoleh dari pekerjaan, tetapi juga memikirkan kontribusi yang dapat diberikan. Ia juga mendorong mahasiswa untuk tidak terburu-buru mencari zona nyaman di awal karier, berani bertanya, tidak takut mengakui kesalahan, serta senantiasa menjunjung tinggi integritas.

Pesan tersebut menjadi pengantar bagi mahasiswa untuk melihat bahwa perjalanan karier tidak berhenti ketika proses pembelajaran di kelas selesai. Justru, dunia profesional menjadi ruang untuk menguji sekaligus mengembangkan kompetensi yang telah dibangun selama berada di kampus.

Beyond Classroom Engineer

Memasuki sesi kuliah umum, Direktur Operasi 1 PT Nindya Karya, Fatchurrohman, menyampaikan materi bertajuk “Beyond Classroom Engineer”. Sesi ini mengajak mahasiswa melihat lebih jauh mengenai kesiapan seorang engineer ketika memasuki dunia profesional, khususnya dalam menghadapi tantangan dan dinamika pekerjaan di lapangan.

Fatchurrohman membagikan perspektifnya mengenai dunia konstruksi, termasuk tantangan, inovasi, serta kebutuhan sumber daya manusia di tengah perkembangan pembangunan berkelanjutan. Mahasiswa diajak memahami bahwa menjadi engineer tidak berhenti pada penguasaan teori dan kompetensi teknis, tetapi juga membutuhkan kemampuan beradaptasi, mengambil keputusan, bekerja sama, dan menghadapi berbagai persoalan nyata di lapangan.

Perjalanan Fatchurrohman sebagai salah satu direktur termuda di PT Nindya Karya juga menjadi bagian yang menarik perhatian mahasiswa. Dengan latar belakang pendidikan politeknik, pengalamannya memberikan gambaran bahwa pendidikan vokasi dapat menjadi pijakan untuk berkembang dan mengambil peran strategis di industri konstruksi.

Kehadirannya sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa PUtech bahwa perjalanan dari bangku politeknik menuju dunia profesional, bahkan hingga posisi strategis di industri, merupakan sebuah kemungkinan yang dapat diraih melalui kompetensi, kemauan belajar, dan pengalaman.

Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan disampaikan mengenai perjalanan karier, pengalaman di proyek konstruksi, hingga kesiapan kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi dunia kerja.

Kompetensi Engineer Tak Hanya Soal Teknik

Perspektif mengenai kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja kemudian dilanjutkan oleh Direktur Pengembangan Bisnis dan SDM PT Nindya Karya, Eduard Batubara, S.E. Ia menyampaikan sejumlah kompetensi yang perlu dimiliki mahasiswa teknik untuk dapat berkarya dan berkembang di dunia profesional.

Menurut Eduard, salah satu kemampuan penting yang perlu dibangun adalah teamwork. Dunia konstruksi melibatkan banyak pihak dengan peran dan latar belakang yang berbeda, sehingga kemampuan bekerja sama menjadi bagian penting dalam menyelesaikan pekerjaan.

Ia juga menekankan pentingnya continuous learning dan sikap eager to learn. Apa yang ditemui di lapangan tidak selalu sama dengan yang dipelajari di kelas. Karena itu, seorang engineer harus memiliki kemauan untuk terus belajar, terbuka terhadap hal baru, serta mampu beradaptasi dengan situasi yang dihadapi.

Selain itu, kemampuan administrasi dan reporting juga menjadi kompetensi yang diperlukan. Seorang engineer perlu mampu mendokumentasikan pekerjaan serta menyampaikan perkembangan pekerjaan secara sistematis agar informasi dapat dipahami dan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan.

Eduard turut menyoroti pentingnya kemampuan komunikasi. Mahasiswa perlu mampu menyampaikan informasi secara singkat, cepat, dan jelas sehingga dapat dipahami oleh lawan bicara, termasuk ketika berkomunikasi dengan orang-orang yang memiliki latar belakang berbeda.

Mengenal Alur Penerimaan di Nindya Karya

Setelah mendapatkan gambaran mengenai dunia profesional dan kompetensi yang dibutuhkan, peserta kemudian diperkenalkan dengan proses penerimaan di PT Nindya Karya oleh Senior Vice President Human Capital PT Nindya Karya, Andri Rohim, S.T., M.M.

Andri memaparkan alur penerimaan dan tahapan rekrutmen di PT Nindya Karya, mulai dari proses pendaftaran hingga tahapan seleksi yang perlu dilalui oleh calon karyawan. Pemaparan ini memberikan gambaran praktis bagi mahasiswa dan alumni mengenai apa saja yang perlu dipersiapkan ketika memasuki proses rekrutmen perusahaan.

Informasi tersebut menjadi semakin relevan karena peserta Campus Hiring tidak hanya memperoleh wawasan mengenai dunia kerja, tetapi juga dapat langsung mengikuti proses seleksi yang disiapkan PT Nindya Karya. Bagi alumni PUtech, kesempatan tersebut turut diwujudkan melalui Walk-in Interview yang menjadi bagian dari rangkaian campus hiring.

Antusiasme Peserta

Campus Hiring perdana ini mendapat respons positif dari peserta. Ibrahim Yahya, mahasiswa tingkat akhir Program Studi TKBA, menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

“Semoga tahun depan ada kegiatan seperti Campus Hiring ini lagi, dan tidak hanya diikuti PT Nindya Karya saja, melainkan BUMN atau perusahaan karya lainnya bisa turut bergabung,” ujarnya.

Senada dengan Ibra, alumni Politeknik Pekerjaan Umum, Baihaqi, menyampaikan antusiasmenya dalam kegiatan Campus Hiring PT Nindya Karya (Persero) x PUtech ini. 

Memperkuat Kolaborasi Kampus dan Industri

Melalui pelaksanaan campus hiring perdana ini, PUtech dan PT Nindya Karya membuka ruang kolaborasi yang dapat terus dikembangkan ke depan. Sinergi antara perguruan tinggi vokasi dan industri diharapkan dapat memberikan lebih banyak akses bagi mahasiswa dan alumni untuk mengembangkan kompetensi sekaligus menemukan peluang karier yang sesuai dengan bidang keahliannya.

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya PUtech dalam memperkuat keterhubungan antara proses pembelajaran di kampus dengan kebutuhan nyata di dunia kerja, sehingga lulusan tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kesiapan untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur.