PUtech

Pelatihan Drone Politeknik Pekerjaan Umum Bekali Pelajar dengan Teknologi Konstruksi

Teknologi drone kini tidak lagi sebatas perangkat untuk menghasilkan gambar dari udara. Di bidang konstruksi dan infrastruktur, teknologi ini berkembang menjadi salah satu perangkat pendukung untuk dokumentasi, pemetaan, pemantauan, hingga pengumpulan data lapangan. Melihat perkembangan tersebut, Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) melalui Unit Building Information Modeling (BIM) menghadirkan Pelatihan Drone Tingkat Dasar bagi pelajar SMA/SMK/MA sederajat.

Kegiatan yang menjadi bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini berlangsung dalam dua batch, yakni pada 18 Juli dan 8 Agustus 2026 di Kampus 2 PUtech, Kota Semarang. Melalui pelatihan tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan pada perkembangan teknologi drone, tetapi juga diajak memahami penggunaan perangkat secara aman melalui perpaduan pembelajaran teori dan praktik langsung di lapangan.

Ketua Unit BIM PUtech sekaligus instruktur pelatihan, Bhima Dhanardono, S.T., M.Eng., mengatakan bahwa pengenalan teknologi sejak dini menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan dunia konstruksi.

“Kami ingin peserta tidak hanya bisa menerbangkan drone, tetapi memahami bagaimana teknologi ini digunakan secara aman dan tepat guna untuk mendukung pekerjaan di bidang konstruksi dan infrastruktur,” ujar Bhima.

Belajar Teknologi dari Kelas hingga Lapangan

Pelatihan dirancang agar peserta memperoleh pengalaman belajar yang utuh. Pembelajaran dimulai dengan pengenalan aspek dasar teknologi drone, kemudian dilanjutkan dengan praktik pengoperasian perangkat secara langsung.

Pada sesi teori, peserta mempelajari regulasi penggunaan drone, perkembangan teknologi, fungsi dan manfaat drone, bagian-bagian perangkat, perangkat lunak pengendali, serta pengaturan fitur dasar. Pemahaman tersebut kemudian diterapkan melalui praktik, mulai dari perakitan dan orientasi lapangan hingga prosedur take off dan landing.

Peserta juga berlatih melakukan manuver dasar serta memahami prosedur keselamatan dalam pengoperasian drone. Pendekatan hands-on ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk berinteraksi langsung dengan perangkat dan memahami bahwa penggunaan teknologi udara membutuhkan pengetahuan, keterampilan, serta tanggung jawab.

Pada Batch 1 yang berlangsung 18 Juli 2026, pelatihan diikuti oleh sembilan pelajar SMA/SMK/MA. Peserta didominasi siswa SMK yang sebagian besar berasal dari Kota Semarang, dengan peserta terjauh berasal dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Antusiasme tersebut berlanjut pada Batch 2 pada 8 Agustus 2026. Jangkauan peserta bahkan semakin luas hingga luar Jawa Tengah, dengan peserta terjauh berasal dari Pasuruan, Jawa Timur.

Pemahaman Peserta Meningkat

Tidak hanya mendapat respons positif dari peserta, efektivitas pembelajaran juga terlihat dari hasil evaluasi pada Batch 2. Rata-rata nilai pre-test peserta tercatat 56,00, kemudian meningkat menjadi 83,33 pada post-test.

Lebih jauh, seluruh peserta yang dievaluasi atau 100 persen mengalami peningkatan skor setelah mengikuti pelatihan. Capaian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan, termasuk pengetahuan dasar mengenai teknologi drone dan aspek keselamatan penggunaannya.

Bagi PUtech, capaian tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran teknologi konstruksi yang lebih dekat dengan kebutuhan dan perkembangan di lapangan. Pengenalan teknologi kepada pelajar juga menjadi langkah awal untuk memperluas wawasan generasi muda mengenai ekosistem pekerjaan konstruksi yang semakin terintegrasi dengan teknologi digital.

Memperluas Ekosistem Teknologi Konstruksi

Pelaksanaan Pelatihan Drone Tingkat Dasar ini merupakan bagian dari program PKM PUtech. Melalui Unit BIM, PUtech terus mendorong penguatan kompetensi dan literasi teknologi konstruksi, tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Pelatihan drone menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi visual udara sekaligus mempertemukan pengetahuan akademik dengan praktik di lapangan.

Langkah ini sejalan dengan upaya PUtech  dalam memperkuat perannya sebagai Center of Excellence Teknologi Konstruksi di Indonesia. Pengembangan kompetensi tidak berhenti pada ruang kelas, tetapi diperluas melalui pengenalan teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan infrastruktur.

Ke depan, Unit BIM PUtech membuka peluang kolaborasi dalam penyelenggaraan pelatihan drone maupun bimbingan teknis Building Information Modeling (BIM) bersama instansi pendidikan, komunitas, dan sektor industri. Dengan pendekatan pembelajaran yang aplikatif, teknologi diharapkan tidak hanya dipahami sebagai perangkat, tetapi sebagai bagian dari solusi untuk mendukung pekerjaan konstruksi dan pembangunan infrastruktur yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.