

Mahasiswa Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech), Azzahra Qurrota Ayunin, berhasil meraih Juara III cabang olahraga tinju pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVII Jawa Tengah 2026. Mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Air (TKBA) angkatan 2024 ini menunjukkan bahwa aktivitas akademik dan olahraga dapat dijalani secara beriringan melalui kedisiplinan dan pengelolaan waktu.
PORPROV XVII Jawa Tengah 2026 merupakan ajang olahraga tingkat provinsi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Dalam kompetisi tersebut, Azzahra turut berpartisipasi pada cabang olahraga tinju dan berhasil membawa pulang medali perunggu.
Bagi Azzahra, pencapaian ini merupakan bagian dari perjalanan panjangnya menekuni olahraga tinju sejak 2019. Awalnya, ia tertarik mencoba olahraga ini untuk mempelajari hal baru sekaligus mengembangkan kemampuan diri. Seiring waktu, tinju menjadi bagian penting dalam kehidupannya karena mengajarkan kedisiplinan, keberanian, fokus, tanggung jawab, serta ketahanan mental.
Di tengah kesibukan perkuliahan, Azzahra menjalani rutinitas latihan yang cukup padat. Ia memulai latihan bersama tim sejak pukul 05.00 WIB, kemudian melanjutkan aktivitas perkuliahan yang dimulai pukul 08.00 WIB. Seusai kuliah, ia kembali berlatih pada sore hari. Malam harinya digunakan untuk menyelesaikan tugas-tugas akademik sebelum beristirahat.
Rutinitas tersebut menuntut Azzahra untuk mampu mengatur waktu dan menjaga konsistensi. Tantangan semakin terasa ketika ia juga menjalankan tanggung jawab organisasi sebagai Ketua Pelaksana Hydrofight 2026, kejuaraan tinju nasional yang diselenggarakan oleh PUtech.
Di tengah berbagai tanggung jawab tersebut, Azzahra mengakui bahwa persiapannya menuju PORPROV belum sepenuhnya maksimal. Meski demikian, ia tetap bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan dan meraih Juara III. Hasil tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki persiapan dan meningkatkan kemampuan pada kompetisi berikutnya.
“Dari pengalaman ini, saya belajar bahwa untuk mendapatkan hasil yang maksimal, saya harus lebih bijak dalam mengatur waktu dan menentukan prioritas. Saya juga harus lebih konsisten dalam berlatih dan mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelum pertandingan,” ungkap Azzahra.
Dalam perjalanannya sebagai mahasiswa sekaligus atlet, dukungan keluarga, pelatih, dan lingkungan kampus turut menjadi bagian penting. Keluarga memberikan doa dan motivasi, sementara pelatih membimbing serta memberikan evaluasi untuk mengembangkan kemampuannya. Dukungan lingkungan PUtech juga memberikan ruang bagi Azzahra untuk menjalani perkuliahan sekaligus mengembangkan prestasi di bidang olahraga.
Ke depan, Azzahra ingin terus meningkatkan kemampuan di dunia tinju dan meraih prestasi yang lebih tinggi. Ia juga berharap dapat menyelesaikan pendidikan di PUtech dengan hasil yang baik serta tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa dan atlet.
Bagi Azzahra, Juara III PORPROV XVII Jawa Tengah 2026 bukanlah akhir dari perjalanan. Pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berlatih, memperbaiki kekurangan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya. Ia berharap dapat terus berkembang sekaligus membanggakan keluarga dan orang-orang yang telah mendukung perjalanannya.