PUtech

Elgin Zenobia Rahman, Mahasiswa PUtech Peraih Emas Sepatu Roda PORPROV 2026

Mahasiswa Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech), Elgin Zenobia Rahman, berhasil meraih medali emas cabang olahraga sepatu roda nomor relay 3.000 meter putri pada ajang PORPROV XVII Jawa Tengah 2026. Mewakili Kabupaten Grobogan, mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan (TKJJ) angkatan 2025 ini turut menyumbangkan prestasi bagi kontingennya melalui kerja sama dan perjuangan bersama tim.

Prestasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Elgin dalam menekuni olahraga sepatu roda. Ketertarikannya bermula saat berusia lima tahun, ketika ia melihat sang kakak berlatih sepatu roda di klub KAIROS. Rasa ingin tahu mendorongnya untuk mencoba olahraga tersebut. Setelah beberapa kali mengikuti latihan, Elgin merasa cocok dan memutuskan untuk terus menekuninya.

“Awalnya memang hanya karena melihat kakak bermain, tetapi dari situlah perjalanan aku sebagai atlet sepatu roda dimulai sampai akhirnya bisa meraih prestasi seperti sekarang,” ungkap Elgin.

Selama kurang lebih 14 tahun menekuni sepatu roda, Elgin telah mengikuti berbagai kompetisi, termasuk PORPROV pada tahun-tahun sebelumnya dan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS). Pengalaman dari berbagai pertandingan tersebut menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam menghadapi kompetisi.

Perjalanan sebagai atlet sempat mengalami jeda. Elgin mengaku pernah berhenti berlatih selama kurang lebih satu tahun karena beberapa hal. Namun, pada 2024, ia memutuskan kembali menekuni sepatu roda dan mempersiapkan diri untuk mengikuti PORPROV XVII Jawa Tengah 2026.

Persiapan tersebut dijalani bersamaan dengan aktivitas perkuliahan di PUtech. Elgin terbiasa memulai hari dengan latihan pada pagi hari sebelum mengikuti perkuliahan hingga sore. Setelah itu, ia kembali menjalani latihan pada sore hingga malam hari.

Rutinitas tersebut menuntut Elgin untuk disiplin dalam membagi waktu dan menjaga kondisi fisik. Baginya, menjadi mahasiswa sekaligus atlet membutuhkan komitmen agar tanggung jawab akademik dan latihan tetap berjalan seimbang. 

“Persiapan ini bukan hanya tentang latihan fisik, tetapi juga tentang membangun mental, kedisiplinan, dan komitmen. Aku ingin tetap bisa menjalankan pendidikan dengan baik sekaligus memberikan hasil terbaik di bidang olahraga,” tuturnya.

Dalam pertandingan relay 3.000 meter putri, Elgin bersama rekan satu tim menghadapi sejumlah tantangan. Meski pertandingan tidak sepenuhnya berjalan sesuai harapan, ia dan tim berusaha menjaga fokus, saling menguatkan, serta memberikan kemampuan terbaik hingga akhir perlombaan.

Kerja sama dan semangat untuk terus berjuang akhirnya mengantarkan tim Kabupaten Grobogan meraih medali emas. Bagi Elgin, pencapaian ini terasa istimewa karena menjadi medali emas pertamanya dalam keikutsertaannya di ajang PORPROV setelah beberapa kali mengikuti kompetisi tersebut.

“Rasanya sangat bahagia karena semua proses, latihan, rasa lelah, dan perjuangan yang sudah aku jalani akhirnya membuahkan hasil. Medali ini bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga hasil dari perjuangan bersama tim dan dukungan orang-orang yang selalu percaya kepadaku,” ujarnya.

Elgin menyampaikan bahwa dukungan orang tua, pelatih, dan teman-teman memiliki peran besar dalam perjalanan prestasinya. Orang tua menjadi sumber semangat, pelatih memberikan arahan dan pembinaan, sementara teman-teman turut memberikan dukungan ketika ia menghadapi berbagai kesulitan.

Di tengah pencapaiannya sebagai atlet, Elgin tetap menaruh perhatian pada pendidikan. Ia berharap dapat terus mengembangkan kemampuan di bidang olahraga sekaligus menyelesaikan studinya di PUtech dengan baik.

Ke depan, Elgin menargetkan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Ia juga ingin membuktikan bahwa kesibukan sebagai atlet tidak menjadi penghalang untuk berprestasi di bidang akademik.

Baginya, medali emas PORPROV XVII Jawa Tengah 2026 bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan motivasi untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan berikutnya.