PUtech

WORKSHOP JALAN DAN JEMBATAN

Workshop Jalan dan Jembatan terletak di gedung Workshop A1 Politeknik Pekerjaan Umum dengan luas bangunan 1.057 m². Kegiatan yang dilakukan pada Workshop Jalan dan Jembatan adalah praktikum Survei Jalan, Jembatan dan Lereng, pengujian bahan material aspal, praktikum perakitan dan pembongkaran Jembatan Bailey, praktikum Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi dan praktikum preservasi jalan dan jembatan. Survey Jalan, Jembatan dan Lereng meliputi Survei Kondisi Rinci Jalan Beraspal untuk Jalan antar Kota, Survei Data Titik Referensi Jalan, Uji Lendutan Permukaan Jalan dengan Falling Weight Deflectometer (FWD), Pemeriksaan Inventarisasi Jembatan, Pemeriksaan Detail Jembatan, Pemeriksaan Rutin Jembatan, Inventarisasi Lereng Jalan, Inspeksi Berkala Lereng Jalan dan Penilaian tingkat Risiko Lereng Jalan. Praktikum pengujian bahan material aspal terdiri dari Uji penetrasi aspal, Uji titik lembek aspal, Uji titik nyala dan titik bakar aspal, Uji daktilitas, Uji berat jenis aspal dan Uji viskositas. Selain kegiatan praktikum mahasiswa, Workshop Jalan dan Jembatan melayani penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dosen.
Ketua
Rikal Andani, S.T., M.Eng.

Peralatan

Area Kerja Workshop Jalan dan Jembatan
Area Kerja Workshop Jalan dan Jembatan dipenuhi dengan alat-alat canggih. Menitikberatkan keselamatan dan efektivitas kerja bagi mahasiswa melaksanakan kegiatan praktikum di ruangan ini. Praktikum akan seputar desain, konstruksi, pemeliharaan, dan rehabilitasi infrastruktur transportasi, menekankan keselamatan, keberlanjutan, dan teknologi modern.
Falling Weight Deflectometer
Falling Weight Deflectometer atau yang disingkat FWD merupakan alat yang digunakan untuk mengukur lendutan permukaan dari sistem perkerasan jalan. Simulasi beban lalu lintas dilakukan melalui penjatuhan beban pada pelat pembebanan, kemudian respons berupa defleksi permukaan dicatat menggunakan sensor untuk menilai kondisi perkerasan dan menjadi acuan dalam penyusunan strategi rehabilitasi.
Ground Penetrating Radar (GPR)
Ground Penetrating Radar atau GPR adalah sebuah teknologi yang digunakan untuk memetakan objek bawah tanah dengan memancarkan gelombang elektromagnetik ke dalam tanah dan mendeteksi pantulan gelombang tersebut. Politeknik Pekerjaan Umum memiliki 3 alat GPR dalam menunjang kegiatan praktikum mahasiswa. GPR digunakan karena kecepatan, keamanan, dan kemampuannya untuk menyediakan data resolusi tinggi secara real-time untuk proyek konstruksi, lingkungan, dan teknik.
Light Weight Deflectometer (LWD).
Light Weight Deflectometer (LWD) merupakan alat yang digunakan untuk menguji sistem perkerasan lentur dan tanah dasar, memastikan mahasiswa dapat melakukannya dengan cepat dan mudah. LWD sangat penting untuk memastikan pemadatan yang tepat, mencegah kegagalan struktural di masa depan, dan mengurangi biaya dalam proyek infrastruktur.
Non Nuclear Asphalt Density Gauge [PQI 380].
Non Nuclear Asphalt Density Gauge [PQI 380] adalah sebuah perangkat alat ukur kepadatan aspal yang tidak menggunakan sumber radiasi nuklir, memberikannya sifat non-destruktif dan dapat digunakan secara instan di tempat tanpa kepatuhan terhadap peraturan, perizinan, dan bahaya keselamatan yang terkait dengan alat pengukur nuklir. Perangkat ini digunakan dalam industri konstruksi jalan untuk mengukur kepadatan Hot Mix Asphalt (HMA) yang baru dipadatkan. Hot Mix Asphalt (HMA) adalah campuran aspal yang terdiri dari agregat mineral seperti batu pecah, pasir, dan kerikil yang dicampur dengan aspal panas (bitumen).
Benkelman Beam
Benkelman Beam tersedia bagi mahasiswa sebagai alat pengukur yang digunakan dalam industri konstruksi jalan untuk mengukur lendutan balik, lendutan langsung dan titik belok perkerasan yang menggambarkan kekuatan struktur perkerasan jalan.