PUtech

PUtech Gelar Pelatihan Pengoperasian Wavemaker, Optimalkan Pembelajaran Vokasi dan Penelitian Terapan

Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) menyelenggarakan pelatihan pengoperasian wavemaker di Laboratorium Hidrolika, Workshop Bangunan Air, pada Kamis (8/10). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan dosen serta laboran dalam mengoperasikan dan mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas tersebut untuk mendukung pembelajaran vokasi, penelitian terapan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pelatihan menghadirkan Prof. Ir. Harman Ajiwibowo, M.S., Ph.D., Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) bidang Pemodelan Fisik Teknik Pantai, sebagai narasumber. Kegiatan ini turut melibatkan perwakilan PT Prima Springs MFG selaku produsen wavemaker dan PT Labora Teknika Saintifika selaku penyedia sistem sensor. Rangkaian pelatihan meliputi pemaparan materi, pengenalan sistem dan sensor, praktik pengoperasian alat, serta pembacaan data hasil pengujian.

Salah satu materi yang diperkenalkan adalah penggunaan sensor gelombang produksi HR Wallingford, Inggris. Sensor ini digunakan untuk mengukur perubahan ketinggian muka air secara real time dengan sensitivitas tinggi, sehingga pergerakan muka air dapat diamati selama proses pembentukan dan perambatan gelombang di dalam saluran pengujian. Data pengukuran tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempelajari karakteristik gelombang serta mendukung analisis dalam pembelajaran dan penelitian pemodelan fisik bangunan air.

Dalam pemaparannya, Prof. Harman menjelaskan penerapan wavemaker dalam pemodelan fisik bangunan pengaman pantai, termasuk prinsip penyusunan model dan perhitungan skala dari kondisi prototipe di lapangan ke model yang diuji di laboratorium. Penentuan skala menjadi aspek penting agar model dapat merepresentasikan fenomena fisik yang relevan dengan kondisi sebenarnya.

Melalui pengujian tersebut, mahasiswa dan peneliti dapat mempelajari respons bangunan terhadap gelombang serta mengevaluasi kinerja model bangunan pengaman pantai. Hasil pengamatan dan pengukuran juga dapat menjadi bahan analisis untuk memahami karakteristik gelombang dan perilaku struktur dalam kondisi pengujian yang terkontrol.

Prof. Harman turut mendorong optimalisasi fasilitas laboratorium melalui kegiatan pembelajaran, penelitian terapan, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan kebutuhan di lapangan. Sebagai institusi pendidikan vokasi, Politeknik Pekerjaan Umum berperan membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis melalui pengalaman praktik, sehingga konsep yang dipelajari di kelas dapat dihubungkan dengan penerapannya dalam pekerjaan infrastruktur sumber daya air.

Pemanfaatan wavemaker juga berpotensi mendukung kajian permasalahan wilayah pesisir, termasuk di sekitar Semarang. Melalui pengujian model fisik dan analisis data laboratorium, karakteristik gelombang serta kinerja bangunan pelindung pantai dapat dipelajari sebagai bagian dari pengembangan pengetahuan dan teknologi di bidang infrastruktur sumber daya air.

Ke depan, fasilitas wavemaker direncanakan dapat dimanfaatkan dalam perkuliahan Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Air (TKBA), khususnya mata kuliah Pemodelan Fisik Bangunan Air. Melalui pelatihan ini, dosen dan laboran diharapkan mampu mendukung pembelajaran yang lebih aplikatif bagi mahasiswa, mulai dari praktikum pemodelan gelombang hingga pemodelan fisik bangunan air. Mahasiswa juga diharapkan memperoleh pengalaman langsung dalam melakukan pengujian serta membaca dan menganalisis data hasil pengukuran sensor.

Selain menunjang kegiatan perkuliahan, fasilitas wavemaker diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan penelitian terapan dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu potensi pemanfaatannya adalah mendukung kajian teknis terhadap karakteristik gelombang dan bangunan pelindung pantai di wilayah pesisir.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Politeknik Pekerjaan Umum dalam mengoptimalkan sarana laboratorium untuk menunjang pendidikan vokasi, penelitian terapan, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui peningkatan kompetensi dosen dan laboran serta pemanfaatan fasilitas secara berkelanjutan, wavemaker diharapkan dapat memperkuat pembelajaran berbasis praktik sekaligus mendukung pengembangan kajian teknis di bidang infrastruktur sumber daya air.