




Pengalaman belajar tidak selalu berlangsung di dalam kelas. Sebanyak 140 mahasiswa semester 3 Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung (TKBG) Politeknik Pekerjaan Umum mendapat kesempatan melihat langsung proses pekerjaan struktur bawah dalam kunjungan lapangan ke proyek pembangunan Kampus C Gedung Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Sabtu (22/8).
Didampingi tim dosen TKBG, mahasiswa mengamati berbagai tahapan pekerjaan bored pile, mulai dari penganyaman besi tulangan, proses pengeboran menggunakan drilling rig, pengambilan tanah hasil pengeboran, hingga persiapan tulangan untuk dimasukkan ke dalam bored pile.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran mata kuliah Peralatan Konstruksi dan Estimasi Biaya. Melalui pengamatan langsung di proyek, mahasiswa dapat melihat bagaimana materi yang dipelajari di kelas diterapkan dalam pekerjaan konstruksi, sekaligus memperoleh gambaran mengenai kondisi dan tahapan pekerjaan di lapangan.
Dosen Politeknik Pekerjaan Umum, Dr. Yudha Pracastino Heston, S.T., M.T., mengatakan kunjungan lapangan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menambah pengetahuan melalui pengalaman langsung.
“Mahasiswa dapat belajar dan mengobservasi secara langsung pekerjaan struktur bawah, mulai dari penganyaman tulangan bored pile, proses pengeboran menggunakan drilling rig, hingga persiapan tulangan yang akan dimasukkan ke dalam bored pile,” ujarnya.
Menurut Yudha, pengalaman tersebut diharapkan membantu mahasiswa menangkap proses pekerjaan secara lebih utuh, terutama dalam memahami bagaimana pekerjaan struktur bawah dilaksanakan di proyek.
Selain aspek teknis, kunjungan ini juga memperkenalkan mahasiswa pada pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam lingkungan proyek. Team Leader Konsultan Pengawas, Handry Andhy Kreshna Widcaksana, menilai pemahaman mengenai K3 menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan mahasiswa sejak mengenal dunia konstruksi secara langsung.
“Yang paling penting, para mahasiswa bisa memahami K3 konstruksi yang diterapkan di lapangan,” katanya.
Bagi mahasiswa, kesempatan hadir langsung di proyek memberikan pengalaman untuk melihat lebih dekat pekerjaan yang selama ini mereka pelajari melalui teori, gambar, dan perhitungan. Dari proses bored pile hingga penerapan K3, mereka dapat mengenali bagaimana pengetahuan konstruksi bekerja dalam situasi nyata.
Pembelajaran seperti ini menjadi bagian dari upaya Politeknik Pekerjaan Umum mendekatkan mahasiswa dengan dunia konstruksi sejak di bangku kuliah. Dengan pengalaman lapangan yang lebih beragam, mahasiswa diharapkan semakin siap memahami tantangan sekaligus tuntutan profesional di industri konstruksi.