

Smart Green Campus di Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) hadir melalui perpaduan lingkungan hijau, teknologi, dan kebiasaan berkelanjutan dalam kehidupan kampus. Konsep ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang belajar yang nyaman sekaligus menumbuhkan kepedulian sivitas akademika terhadap lingkungan.
Menurut Direktur Politeknik Pekerjaan Umum, Ir. Brawijaya, S.E., M.Eng.I.E., MSCE, Ph.D., IPU., ASEAN.Eng., Smart Green Campus perlu diterapkan secara terintegrasi, mencakup pengelolaan energi dan air hingga membangun budaya peduli lingkungan.
“Prinsipnya adalah membuat semuanya itu sudah komplit, Smart Green Campus. Bukan hanya green-nya saja atau smart campus-nya saja, tetapi memang sudah terintegrasi sebagai visi kita mewujudkan kampus yang unggul yang sudah menerapkan SDGs.”
Di lingkungan PUtech, penerapan konsep tersebut dapat dilihat melalui berbagai upaya pengelolaan lingkungan, seperti pengembangan ruang terbuka hijau, pengelolaan air hujan melalui embung dan long storage, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung efisiensi pengelolaan kampus.
Namun, lingkungan yang berkelanjutan juga tumbuh dari kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari. Salah satunya adalah memilah sampah sesuai jenisnya.
Direktur Politeknik Pekerjaan Umum menekankan pentingnya membangun budaya peduli lingkungan melalui kebiasaan tersebut.
“Budaya kita itu harus diperbaiki. Makanya kita perbanyak lagi tempat sampah. Kita juga menambah tempat khusus botol plastik agar benar-benar bisa didaur ulang.”
Pemilahan sampah membantu mengarahkan sampah sesuai karakteristik dan pengelolaannya. Sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dipisahkan untuk mendukung proses daur ulang, sementara sampah lainnya dapat ditangani sesuai jenisnya.
Bagi sivitas akademika, kebiasaan ini dapat dimulai dari langkah sederhana: kenali jenis sampah, pilah sebelum membuang, dan gunakan tempat sampah sesuai kategorinya.
Edukasi tentang pemilahan sampah juga menjadi bagian dari proses belajar di lingkungan kampus. Mahasiswa dapat memahami bahwa menjaga lingkungan tidak selalu membutuhkan tindakan besar. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bagian dari budaya kampus yang lebih peduli dan bertanggung jawab.
Melalui Smart Green Campus, PUtech terus menghadirkan lingkungan yang dapat menjadi ruang belajar sekaligus ruang untuk membangun kebiasaan baik. Sebab, belajar menjaga lingkungan bisa dimulai dari satu hal sederhana: memilah sampah sebelum membuangnya.