Pengabdian
Penerapan Concrete Jacketing pada Perbaikan Struktur Kolom Masjid Dawamul Ijtihad, Kota Semarang
Masjid dibangun dengan tujuan utama untuk beribadah kepada Allah SWT sehingga perlu
didukung dengan sarana prasarana tempat yang memadahi, aman, dan nyaman. Struktur masjid
harus dirancang cukup kuat, kaku, dan daktail guna menunjang aktivitas sosial keagamaan di masjid
tersebut. Masjid Dawamul Ijtihad yang berlokasi di jalan Papandayan, Kota Semarang sejak 2020
mengalami kerusakan pada struktur kolom bagian selasar. Hasil identifikasi awal diketahui
terjadinya kerusakan berupa patah dan retak struktur kolom akibat hujan deras dan disertai angin
kencang. Guna menjamin stabilitas struktur selasar masjid maka perlu dilakukan upaya perkuatan
atau strengthening pada kolom yang rusak. Hasil penelitian pada tahun 2024 menunjukkan
kapasitas struktur kolom yang sudah terlampaui oleh beban yang bekerja (beban mati, beban hidup,
beban angin, dan beban air hujan) hingga sebesar 120%. Upaya perkuatan sementara dilakukan
dengan pemberian shoring atau penyangga menggunakan pipa baja. Upaya perkuatan permanen
yang paling ekonomis dan dirasa cukup mudah dilakukan dengan metode concrete jacketing.
Metode ini menerapkan prinsip pembesaran dimensi pada elemen kolom yang rusak dengan bahan
beton bertulang sehingga akan dihasilkan struktur yang lebih kokoh. Pembesaran kolom dilakukan
dari semula 17×35 cm menjadi 40×60 cm (tipe K1) dan 35×35 cm menjadi 60×60 cm (tipe K2).
Penerapan concrete jacketing kemudian ditindaklanjuti pada program pengabdian kepada
masyarakat (PkM). Kegiatan PkM dilaksanakan sesuai rencana baik dari segi mutu, biaya, dan
waktu selama 8 bulan. Diharapkan dengan dengan adanya kegiatan ini akan membawa manfaat bagi
banyak pihak.