Penelitian
Korelasi Empirik Parameter Durabilitas dengan Nilai Deformasi Pada Batuan Berdasarkan SNI 3406:2011 dan Pengukuran Sensorik
Batulempung bermasalah merupakan salah satu material geoteknik yang memiliki potensi
tinggi terhadap longsoran akibat sifat kembang-susut dan sensitivitas terhadap siklus basah–
kering. Durabilitas batulempung umumnya ditentukan melalui uji slake durability sesuai SNI
3406:2011 yang menghasilkan parameter Indeks Durabilitas (Id), Durability Ratio/Disintegrity
Ratio (DR), dan Koefisien Durabilitas, namun pengujian ini relatif memerlukan waktu lama serta
belum sepenuhnya merepresentasikan deformasi aktual di lapangan. Penelitian ini bertujuan
mengembangkan korelasi empirik antara parameter durabilitas tersebut dengan deformasi
batulempung yang diukur menggunakan alat sensorik berbasis mikrokontroler Arduino, sehingga
diharapkan diperoleh metode alternatif penilaian durabilitas berbasis deformasi.
Metode penelitian meliputi studi pustaka, pengambilan sampel batulempung bermasalah
pada beberapa lokasi infrastruktur di Jawa Tengah dan DIY (Jalan Prambanan–Gading,
Bendungan Jragung, Bendungan Karangnongko), pengujian durabilitas di laboratorium dengan
slake durability test sesuai SNI 3406:2011, dan pengukuran deformasi menggunakan prototype
alat sensorik yang merekam perubahan dimensi sampel selama siklus perendaman–pengeringan.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel dengan durabilitas rendah (Id2 sekitar 8–55% dan
DR bervariasi) mengalami deformasi sangat besar hingga runtuh (> 5 cm) dalam waktu kurang
dari 10 menit, sedangkan sampel dengan durabilitas lebih tinggi (Id2 ≈ 92%, DR ≈ 0,64) hanya
mengalami deformasi maksimum sekitar 2 mm setelah 40 menit perendaman. Pola ini
mengindikasikan adanya hubungan yang kuat antara penurunan durabilitas laboratorium dan
percepatan deformasi yang terekam secara sensorik, sehingga pendekatan pengukuran deformasi
berbasis Arduino berpotensi digunakan sebagai metode cepat untuk mengkarakterisasi durabilitas
batulempung bermasalah dan mendukung evaluasi stabilitas lereng.