Penelitian
Kajian Evaluasi Kerusakan Struktur Kolom Masjid Damamul Ijtihad Kota Semarang
Masjid Damamul Ijtihad, Kota Semarang sebagai pusat kegiatan ibadah dan sosial memiliki struktur bangunan yang megah sehingga menjadikannya simbol kebanggaan masyarakat kawasan Jalan Papandayan, Kota Semarang. Seiring bertambahnya usia dan intensitas penggunaan, seringkali takmir masjid menambahkan aksesoris pada struktur masjid yang menimbulkan perubahan beban yang akan menjadi pemicu utama terjadinya permasalahan pada kerusakan struktural, misalnya timbulnya keretakan pada dinding, elemen kolom, balok, ataupun defleksi struktur yang berlebihan. Penelitian dilakukan untuk menganalisis penyebab retak yang terjadi pada kolom di Masjid Damamul Ijtihad Kota Semarang serta pengembangan strategi pemeliharaan rutin untuk mencegah terjadinya retak pada kolom. Penelitian dilakukan dengan melakukan non destruktif pada struktur masjid dan analisis mendalam terhadap gaya dalam yang muncul saat terjadi hujan deras disertai angin kencang tahun 2020.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan struktur kanopi membuat adanya tambahan beban pada kolom, struktur kolom K2 pada as B/3 dalam kondisi kritis dimana kapasitas struktur yang 95% hampir dilampaui oleh gaya dalam akibat beban atap. Kemudian struktur kolom K1 pada as B/4 yang patah menunjukkan kapasitas struktur yang terlampaui hingga 120% dibanding gaya dalam yang terjadi. Akibatnya, keretakan struktur selasar pada kolom K2 dan patah pada kolom K1 menyebabkan struktur dalam kondisi yang ekstrem, tidak stabil dan rawan akan terjadinya keruntuhan. Diperlukan perkuatan atau strengthening untuk mengembalikan upaya stabilitas struktur masjid yang sudah patah.