PUtech

Penelitian

Analisa Kualitas dan Kerusakan Beton pada Jalan Jembatan terhadap Pencapaian Desain Seumur Hidup serta Manajemen Pemeliharaannya

Sebagian besar konstruksi di Indonesia menggunakan beton karena harganya terjangkau, rama lingkungan, mudah dirawat, dan didukung oleh melimpahnya sumber daya alam seperti batu kapur, lempung besi, pasir silika, dan batu basal. Namun, variasi batuan dari sungai dan gunung berpotensi mempengaruhi kualitas beton, terutama melalui reaksi alkali-silika (ASR) yang melibatkan ion hidroksil dari alkalis (Natrium dan Kalium). Sebagai negara kepulauan, banyak jembatan beton di Indonesia yang terpapar lingkungan laut, sehingga rentan terhadap ASR dan korosi akibat klorida. Data INFI-J 2024 menunjukkan bahwa dari 30.989 jembatan di Indonesia, 24.977 di antaranya terbuat dari beton. Sekitar 25,77% jembatan beton akan berusia 50 tahun pada tahun 2025, dan 43,1% jembatan beton akan berusia 50 tahun pada tahun 2030. Oleh karena itu, penting untuk meneliti apakah material lokal dapat memicu ASR yang merusak beton, mengevaluasi tingkat kerusakan berdasarkan asal agregatnya, dan menemukan solusi untuk mempertahankan umur desain konstruksi yang ada.