PUtech

Mahasiswa TKBG PUtech Raih Juara 2 EDIFICIO 2.0 National Concrete Competition lewat Inovasi Beton Berkelanjutan

Mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung (TKBG) Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) yang tergabung dalam tim GENTAGA_FAFAFA berhasil meraih Juara 2 dalam EDIFICIO 2.0 National Concrete Competition melalui inovasi beton berkelanjutan bertajuk Quad Waste Low Clinker High Strength Concrete.

Tim yang terdiri atas Fauzan Sidiq, Fahmi Dharmawan, dan M. Faisal Aqmal, mahasiswa TKBG angkatan 2025, mengembangkan beton mutu tinggi dengan memanfaatkan empat jenis limbah sebagai alternatif bahan penyusun beton. Dalam kompetisi ini, tim mendapatkan bimbingan dari Hanif Nanda S., S.T., M.T.

Inovasi tersebut dirancang untuk mengurangi dampak lingkungan dari produksi semen dan penambangan agregat alam. Tim memanfaatkan fly ash dan abu limbah kayu sebagai bahan pengikat alternatif, serta cangkang kerang dan limbah Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) sebagai pengganti sebagian agregat.

Melalui komposisi tersebut, campuran beton yang dikembangkan mampu mencapai kuat tekan 50 MPa pada umur 28 hari dengan penggunaan semen sebanyak 297 kg per meter kubik. Inovasi ini juga memanfaatkan material alternatif dengan total 460,94 kg/m³, sebagai upaya meningkatkan nilai guna limbah dalam industri konstruksi.

Pencapaian Juara 2 ini menjadi pengalaman membanggakan bagi tim, terlebih persiapan kompetisi dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Meski demikian, keterbatasan waktu tidak menghalangi mereka untuk tetap mengikuti kompetisi dan memperkenalkan inovasi yang dikembangkan.

Prestasi ini sekaligus menunjukkan upaya mahasiswa PUtech dalam mengembangkan solusi material konstruksi yang memperhatikan aspek kekuatan dan keberlanjutan lingkungan. Pemanfaatan limbah sebagai bahan alternatif diharapkan dapat menjadi salah satu pendekatan untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih berkelanjutan.

Capaian tim GENTAGA_FAFAFA menambah prestasi mahasiswa PUtech di bidang konstruksi. Pengalaman ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan pengetahuan, kreativitas, dan inovasi dalam menjawab tantangan pembangunan infrastruktur.