

Mahasiswa Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim GENTAGA-POWERFULL berhasil meraih Juara 1 Lomba Tender Nasional dalam ajang PNB Engineering Scientific Competition (PESC) 2026 yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Bali.
Tim GENTAGA-POWERFULL terdiri atas Muhammad Daffa Dzakiy Fernando, Nadia Rahmatul Aulia, dan Muhammad Gibran Al-Aziz Prifiansyah, mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung (TKBG). Dalam kompetisi ini, mereka mendapatkan bimbingan dari Dosen Robi Fernando, S.T., M.T.
Persaingan dalam kompetisi tersebut turut diikuti tim dari sejumlah perguruan tinggi. Juara 2 diraih oleh tim Astrevo Sipondra dari Politeknik Negeri Semarang (Polines), sedangkan Juara 3 diraih oleh tim VIDWARA dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Pencapaian ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa PUtech untuk menguji kemampuan dan menerapkan pengetahuan di bidang konstruksi melalui kompetisi nasional.
Ketua tim GENTAGA-POWERFULL, Muhammad Daffa Dzakiy Fernando, mengatakan bahwa keikutsertaan mereka dilatarbelakangi keinginan untuk membawa nama PUtech sekaligus membuktikan kemampuan mahasiswa pendidikan vokasi dalam bersaing di tingkat nasional.
“Kami ingin membawa nama Politeknik Pekerjaan Umum dan membuktikan bahwa kami juga mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain. Kesempatan mahasiswa Politeknik PU untuk mengikuti kompetisi tender masih relatif jarang, sehingga kami ingin menjadikan kesempatan ini sebagai langkah awal untuk menunjukkan bahwa keterbatasan pengalaman bukanlah penghalang untuk berprestasi,” ujar Daffa.
Untuk mempersiapkan diri, tim GENTAGA-POWERFULL belajar dan memperdalam pemahaman dengan arahan dari dosen pembimbing. Persiapan tersebut dilakukan di tengah kesibukan perkuliahan yang tetap harus dijalani oleh setiap anggota tim.
Menurut Daffa, membagi waktu antara perkuliahan dan persiapan lomba menjadi tantangan tersendiri. Keduanya membutuhkan komitmen dan tanggung jawab yang besar. Meski demikian, proses tersebut menjadi kesempatan bagi tim untuk belajar menjaga kedisiplinan dan memperkuat kerja sama.
Daffa menyampaikan bahwa keberhasilan tim meraih Juara 1 tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari orang tua, dosen pembimbing, hingga teman-teman yang turut memberikan semangat selama proses persiapan.
“Semangat, kerja keras, kekompakan, dan sikap pantang menyerah seluruh anggota tim menjadi faktor penting. Kami menyadari bahwa kemenangan ini bukan hasil dari satu orang, melainkan hasil dari perjuangan bersama,” ungkapnya.
Bagi Daffa dan rekan-rekannya, pencapaian tersebut bukan sekadar hasil akhir kompetisi, melainkan juga pembuktian bahwa kemauan untuk terus belajar dan berusaha dapat membuka peluang untuk berprestasi.
“Juara 1 bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga bukti bahwa dengan kemauan untuk belajar dan terus berusaha, kami mampu bersaing dan memberikan yang terbaik,” tambah Daffa.
Prestasi GENTAGA-POWERFULL dalam PESC 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa PUtech lainnya untuk berani mengambil kesempatan, mengikuti kompetisi, dan mengembangkan kompetensi sesuai bidang keilmuan masing-masing. Pengalaman tersebut juga menjadi bagian dari proses pembelajaran vokasi dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan di dunia konstruksi.