Politeknik PU

Jembatan Bailey

Jembatan Bailey
Jembatan Bailey adalah jenis jembatan sementara yang biasanya terbuat dari panel logam yang mudah dipasang dan dipindahkan. Jembatan ini dinamai dari Sir Donald Bailey, seorang insinyur Inggris yang merancangnya jembatan bailey pada masa Perang Dunia II. Keunggulan utama dari jembatan ini adalah kemampuannya untuk segera dipasang di lapangan tanpa perlu bahan bangunan permanen seperti beton atau batu bata. Oleh karena itu, jembatan bailey dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan akses jembatan di tengah kondisi mendesak dan darurat seperti perang dan bencana alam. Jembatan Bailey terdiri dari beberapa komponen standar yang dapat diangkut dan dipasang oleh personel terlatih dengan cepat. Struktur jembatan ini berupa rangka baja yang mendukung jalan, dan panel-panel logam yang membentuk lintasan jalan. Karena kemampuannya yang cepat dan relatif mudah dipasang, jembatan Bailey juga sering digunakan dalam proyek konstruksi sipil sementara, seperti untuk menggantikan jembatan yang sedang direnovasi atau diperbaiki. Meskipun sifatnya sementara, jembatan Bailey biasanya cukup kuat untuk menanggung beban lalu lintas kendaraan berat selama beberapa tahun. Di Indonesia, jembatan ini sangat strategis dalam menunjang atau proses recovery pembangunan di pelosok daerah yang sulit dijangkau. Politeknik Pekerjaan Umum Semarang menjadikan jembatan bailey sebagai laboratorium lapangan yang dapat dibongkar dan dirakit kembali untuk memberi pengalaman dan gambaran bagi mahasiswa dalam pelaksanaan konstruksi jembatan dengan skala 1:1 sesuai dengan keadaan di lapangan. Jembatan ini memiliki panjang 30 meter dengan lebar 4 meter. Praktikum laboratorium lapangan di jembatan bailey ini dijadikan satu dengan mata kuliah Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Konstruksi guna menjamin dan melindungi keselamatan mahasiswa melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja.
Scroll to Top