Mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Air (TKBA) Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) mempelajari penerapan manajemen konstruksi secara langsung melalui kunjungan lapangan ke Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Jejeruk, Kabupaten Magetan. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami proses pelaksanaan proyek infrastruktur irigasi sekaligus mengaitkan teori perkuliahan dengan kondisi di lapangan.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mempelajari berbagai aspek pengelolaan proyek, mulai dari metode pelaksanaan pekerjaan, penyusunan jadwal (scheduling), pengelolaan anggaran, hingga penyusunan kurva S sebagai instrumen pemantauan kemajuan pekerjaan.
Melalui interaksi dan diskusi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta pihak kontraktor, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai tahapan pelaksanaan proyek dan tantangan yang dihadapi dalam memastikan pekerjaan berjalan sesuai jadwal dan target yang ditetapkan.
Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Jejeruk memiliki luas baku sawah mencapai 5.025 hektare dengan total panjang saluran sekitar 69 kilometer. Pada tahap pertama, pekerjaan rehabilitasi mencakup saluran sepanjang 18,6 kilometer. Skala pekerjaan tersebut memberikan konteks nyata bagi mahasiswa untuk memahami perencanaan dan pengendalian proyek konstruksi pada jaringan irigasi.
Salah satu mahasiswa peserta kunjungan menjelaskan bahwa kegiatan ini berkaitan erat dengan mata kuliah Manajemen Konstruksi. Melalui pengamatan langsung, mahasiswa berkesempatan mempelajari penyusunan Bill of Quantity (BoQ) atau daftar kuantitas pekerjaan serta Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Menurutnya, keterbukaan pihak konsultan supervisi, perencana, dan kontraktor dalam berbagi informasi membantu mahasiswa membandingkan konsep yang dipelajari di kelas dengan penerapannya dalam pekerjaan konstruksi. Dengan demikian, pemahaman terhadap materi perkuliahan menjadi lebih konkret, terutama dalam menghitung volume pekerjaan dan memperkirakan kebutuhan biaya proyek.
Kunjungan lapangan ini mencerminkan pembelajaran vokasi di PUtech yang memadukan teori dan praktik. Melalui pengalaman langsung di proyek infrastruktur, mahasiswa tidak hanya mempelajari aspek teknis konstruksi, tetapi juga mengenal proses perencanaan, koordinasi, dan pengendalian pekerjaan yang menjadi bagian penting dalam pengelolaan proyek.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan pemahaman yang lebih utuh mengenai pelaksanaan pembangunan infrastruktur sumber daya air serta mempersiapkan mereka menghadapi kebutuhan dunia kerja.