





Mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Air (TKBA) Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) melaksanakan aksi peduli lingkungan bertajuk Baruna Shoreline Care di Pantai Baruna, Semarang, pada Sabtu (26/9). Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi pembelajaran mata kuliah Ilmu Lingkungan dalam upaya meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan sampah dan kelestarian ekosistem pesisir.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa melakukan pembersihan sampah di sepanjang kawasan Pantai Baruna, Semarang. Aksi ini menjadi bentuk kepedulian nyata sivitas akademika PUtech terhadap kondisi lingkungan pesisir, sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami persoalan persampahan dan dampaknya terhadap ekosistem laut.
Dosen pengampu mata kuliah Ilmu Lingkungan, Hendra Adi Wijaya, S.T., M.T., menyampaikan bahwa persoalan sampah memerlukan perhatian dan penanganan serius dari seluruh pihak. Sampah yang masuk ke saluran drainase maupun sungai, baik secara sengaja maupun tidak, dapat terbawa hingga ke laut. Sebagian sampah tersebut kemudian terbawa kembali ke daratan dan berakhir di kawasan pantai.
“Seperti kondisi di Pantai Baruna Semarang, kita dapat melihat beberapa permasalahan persampahan yang tertimbun di area kawasan pantai,” paparnya saat mengamati kondisi di lapangan.
Hendra menjelaskan bahwa kegiatan Baruna Shoreline Care digagas dengan tiga tujuan utama, yaitu membersihkan kawasan Pantai Baruna secara langsung, meningkatkan kepedulian peserta khususnya mahasiswa dan masyarakat sekitar terhadap permasalahan sampah di wilayah pesisir, serta mewujudkan aksi nyata sivitas akademika PUtech, khususnya Program Studi TKBA, dalam mendukung pengelolaan persampahan dan konservasi lingkungan pesisir yang berkelanjutan.
Mahasiswa TKBA, Ranggasura Ginting, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Lingkungan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami sedang melakukan pengabdian kepada masyarakat sekaligus memenuhi mata kuliah Ilmu Lingkungan Hidup. Kami membersihkan area pantai, dari satu sisi hingga sisi lainnya. Namun, kegiatan ini bukan hanya untuk memenuhi mata kuliah yang diampu oleh Pak Hendra, melainkan juga untuk melatih kepedulian kami terhadap lingkungan sekitar. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk masa depan kita kelak,” ungkap Ranggasura.
Melalui Baruna Shoreline Care, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai persoalan lingkungan secara teoretis, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya penanganannya. Kegiatan ini sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab sosial dan kesadaran bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Ke depannya, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat yang lebih luas mengenai pentingnya menjaga kebersihan pantai serta menjadi aksi berkelanjutan dalam mendukung konservasi ekosistem pesisir. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan semacam ini juga menjadi bagian dari pembelajaran vokasi yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan praktik nyata di tengah masyarakat.
“Satu sampah yang kita angkat hari ini dari pantai merupakan satu langkah untuk menuju ekosistem pesisir yang lestari,” ujar Hendra, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keberlanjutan lingkungan demi generasi mendatang.
Politeknik Pekerjaan Umum terus mendorong mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, sejalan dengan komitmen mencetak insan pekerjaan umum yang tangguh, unggul, dan berintegritas.