PUtech

Mahasiswa TKBG PUtech Antusias Ikuti Praktikum Konstruksi Baja Bersama PT Tata Logam Lestari

Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) kembali menghadirkan PT Tata Logam Lestari dalam pelatihan teknologi konstruksi baja bagi mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung (TKBG). Berlangsung selama tiga hari, pada 22–24 September 2026, kegiatan ini memadukan pembekalan teori, pengenalan teknologi, demonstrasi, dan praktik konstruksi baja yang dilaksanakan di Workshop Kampus II Politeknik Pekerjaan Umum.

Hari pertama, Selasa (22/9), diisi penuh dengan diskusi, pengenalan teknologi, dan demonstrasi sebagai bekal mahasiswa sebelum memasuki sesi praktik. Para peserta memperoleh pemahaman mengenai dasar-dasar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengenalan baja ringan Taso, solusi konstruksi modern melalui domus fastrack, serta konstruksi baja purlin.

Materi disampaikan langsung oleh instruktur dari PT Tata Logam Lestari dengan mengedepankan pemahaman terhadap karakteristik material, penerapan teknologi, dan ketepatan dalam proses konstruksi. Pembekalan ini menjadi landasan bagi mahasiswa untuk memahami tahapan pekerjaan sebelum menerapkannya dalam praktik lapangan.

Dosen Program Studi TKBG, Galih Adya Taurano, S.T., M.T., turut menjelaskan keunggulan efisiensi penggunaan material baja ringan dalam konstruksi. Menurutnya, penggunaan baja ringan dapat membantu mengurangi kebutuhan bekisting dalam pekerjaan tertentu, sekaligus menuntut ketepatan dalam pemilihan material dan pemasangannya.

Ia juga menekankan pentingnya memperhatikan spesifikasi material serta akurasi pemasangan agar sesuai dengan perhitungan kekuatan yang telah dilakukan melalui perangkat lunak (software) perencanaan.

Setelah memperoleh pembekalan selama satu hari penuh, mahasiswa melanjutkan kegiatan pada hari kedua, Rabu (23/9), dengan praktik perakitan baja ringan untuk rangka atap. Sebelum praktik utama dimulai, peserta mendapatkan demonstrasi penggunaan baja ringan Taso dalam pembuatan kuda-kuda. Demonstrasi tersebut membantu mahasiswa memahami tahapan perakitan sekaligus mempersiapkan mereka untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah diperoleh.

Antusiasme mahasiswa terlihat saat mereka mulai mengerjakan rangka atap dan domus fastrack secara langsung. Ghina, salah satu peserta pelatihan, membagikan pengalamannya selama mengikuti praktik.

“Tadi kita udah membuat rangka atap, lalu sekarang kita bisa lihat di belakang kita udah membuat domus fastrack,” ujar Ghina di sela-sela kegiatan.

Selain pengalaman teknis, Ghina mengapresiasi kolaborasi antarmahasiswa dan pendampingan yang diberikan oleh para instruktur PT Tata Logam Lestari.

“Hari ini juga seru banget, semua teman-teman kerja sama dengan baik. Kakak-kakaknya di sini juga sangat membantu dan kalau ditanyain sangat responsif banget,” tambahnya.

Memasuki hari ketiga, Kamis (24/9), pelatihan dilanjutkan dengan praktik perakitan baja ringan berprofil canal untuk rangka portal. Agenda ini menjadi bagian dari pembelajaran lanjutan mahasiswa dalam mengenal penerapan konstruksi baja ringan, termasuk pemasangan purlin.

Rasa ingin tahu terhadap materi praktik hari terakhir telah disampaikan Ghina sejak kegiatan sebelumnya.

“Besok tuh kita hari ketiga, kita mau ngapain aja buat pemasangan purlin. Kayak gimana cara buat purlin, kita juga penasaran banget,” pungkasnya.

Melalui rangkaian pembekalan dan praktik selama tiga hari, mahasiswa TKBG memperoleh kesempatan untuk memperluas pemahaman mengenai teknologi konstruksi baja sekaligus mengembangkan keterampilan teknis melalui pengalaman belajar langsung bersama mitra industri.