





UKM Resimen Mahasiswa (Menwa) Saptataruna Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) untuk pertama kalinya menyelenggarakan kegiatan Longmarch pada 15 Agustus 2026. Mengambil rute dari Kampus II Politeknik Pekerjaan Umum di Jalan Soekarno Hatta menuju Kampus I di Tembalang, Kota Semarang, kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan fisik dan mental sekaligus sarana menanamkan nilai kedisiplinan dan kesetiakawanan bagi anggota Menwa.
Kegiatan Longmarch perdana ini diikuti oleh enam anggota Menwa Saptataruna. Seluruh peserta mengikuti perjalanan dengan berjalan kaki dalam formasi barisan yang tertib, lengkap dengan atribut dan perlengkapan lapangan. Sepanjang perjalanan, anggota berada di bawah pendampingan Pembina dan pendamping mahasiswa serta didukung tim medis yang turut memastikan kegiatan berlangsung dengan aman.
Pembina Menwa Saptataruna Politeknik Pekerjaan Umum, Fikri Auza’i Ikhwan, S.T., M.Eng., mengatakan Longmarch perdana ini menjadi salah satu pengalaman penting bagi anggota dalam menjalani proses pembinaan di lingkungan Menwa.
“Longmarch ini bukan hanya tentang kemampuan fisik. Anggota juga belajar menjaga kedisiplinan, kekompakan, dan kesetiakawanan selama perjalanan. Ketika ada rekan yang mulai lelah, mereka belajar untuk saling menguatkan dan memastikan perjalanan dapat diselesaikan bersama,” ujar Fikri.
Rute dari Kampus II menuju Kampus I dipilih untuk memberikan pengalaman perjalanan yang cukup menantang bagi para peserta. Jarak yang ditempuh dengan berjalan kaki menuntut setiap anggota untuk mampu menjaga stamina, mengikuti arahan, serta mempertahankan formasi sepanjang perjalanan.
Meski harus menghadapi jarak dan kondisi perjalanan yang cukup menguras tenaga, keenam anggota tetap menunjukkan semangat hingga mencapai Kampus I. Bagi peserta, perjalanan tersebut menjadi pengalaman bersama yang menguji kemampuan untuk tetap disiplin sekaligus menjaga kekompakan ketika menghadapi kelelahan.
Pendamping mahasiswa, Prihatini Utami, turut mendampingi bersama Pembina selama pelaksanaan kegiatan. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan mahasiswa dapat mengikuti kegiatan dengan baik, sekaligus memberikan perhatian terhadap kondisi peserta selama perjalanan. Tim medis juga disiapkan untuk mendukung aspek keselamatan dan memantau kondisi fisik anggota selama Longmarch berlangsung.
Sebagai kegiatan perdana, Longmarch ini menjadi ruang bagi Menwa Saptataruna untuk menerapkan nilai-nilai yang dibangun dalam proses pembinaan anggota. Kedisiplinan diwujudkan melalui kepatuhan terhadap aturan, ketertiban menjaga formasi, serta kemampuan mengikuti arahan selama perjalanan.
Sementara itu, kesetiakawanan tumbuh melalui pengalaman berjalan bersama. Setiap anggota tidak hanya dituntut menyelesaikan perjalanan untuk dirinya sendiri, tetapi juga belajar memperhatikan kondisi rekan, memberikan semangat, dan saling membantu ketika menghadapi kelelahan.
Keenam anggota Menwa Saptataruna berhasil menyelesaikan Longmarch perdana dari Kampus II hingga Kampus I. Keberhasilan tersebut menjadi pengalaman awal yang penting dalam membangun karakter anggota yang disiplin, tangguh, dan solid.
Melalui kegiatan ini, Menwa Saptataruna Politeknik Pekerjaan Umum diharapkan dapat terus mengembangkan semangat kebersamaan dan kesiapan anggota dalam menjalankan peran sebagai bagian dari sivitas akademika serta mempersiapkan diri untuk berkontribusi untuk almamater maupun masyarakat.