PUtech

Mahasiswa Baru Mulai Tempati Rusun, Awali Perjalanan Menjadi Sivitas Akademika di PUtech

Senyum penuh semangat tampak menghiasi wajah mahasiswa baru Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) yang mulai berdatangan ke Rusun Mahasiswa pada Rabu (22/7). Membawa koper, tas, dan berbagai perlengkapan pribadi, mereka bersiap memulai babak baru sebagai mahasiswa sekaligus penghuni rusun selama menempuh pendidikan tahun pertama di PUtech.

Setibanya di lokasi, mahasiswa terlebih dahulu mengikuti proses verifikasi data yang dilakukan oleh panitia. Setelah seluruh data dinyatakan sesuai, mahasiswa menerima informasi mengenai pembagian kamar dan kunci kamar yang akan menjadi tempat tinggal mereka selama masa studi. Momen penyerahan kunci menjadi simbol dimulainya kehidupan baru di lingkungan kampus.

Selama proses tersebut, panitia, pengelola rusun, dan petugas keamanan bekerja sama memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Petugas keamanan sigap mengatur arus kendaraan yang datang silih berganti, membantu mengarahkan mahasiswa menuju lokasi registrasi, serta memberikan informasi kepada orang tua maupun mahasiswa yang baru pertama kali memasuki kawasan rusun. Sementara itu, panitia dengan ramah mendampingi mahasiswa dalam proses registrasi hingga penempatan kamar.

Setelah menerima kunci, mahasiswa mulai menuju tower dan kamar masing-masing untuk menata barang bawaan. Di lorong-lorong rusun mulai terlihat suasana saling menyapa dan berkenalan. Mahasiswa yang sebelumnya belum saling mengenal kini mulai berbincang, memperkenalkan diri, hingga saling membantu membawa barang. Momen-momen sederhana tersebut menjadi awal terjalinnya kebersamaan yang akan menemani perjalanan mereka selama berkuliah di PUtech.

Rusun Mahasiswa PUtech terdiri atas Tower A yang diperuntukkan bagi mahasiswa perempuan dan Tower B untuk mahasiswa laki-laki. Kedua tower berada di dalam kawasan kampus dan dipisahkan oleh Embung Politeknik Pekerjaan Umum yang menghadirkan suasana asri bagi para penghuni.

Untuk menunjang kenyamanan selama tinggal di rusun, setiap kamar dilengkapi dengan fasilitas seperti AC, tempat tidur, lemari, meja belajar, kamar mandi, dan dapur. Selain itu, mahasiswa juga dapat memanfaatkan berbagai fasilitas bersama, antara lain mushola di setiap lantai, kantin, ruang serbaguna, lift, jogging track, lapangan gate ball, lapangan basket, serta area parkir yang luas.

Kesan positif ini salah satunya diutarakan oleh Enrico, mahasiswa baru dari program studi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung (TKBG). Ia mengaku terkesan melihat area asrama yang begitu luas dan didukung oleh berbagai fasilitas luar ruangan. Enrico secara khusus menyoroti ketersediaan sarana olahraga seperti jogging track, sprint area, serta kehadiran embung yang membuat suasana sekitar terasa semakin sejuk. Tidak hanya lingkungan luarnya, ia juga merasa sangat nyaman dengan kamar yang didapatkannya karena memiliki tata ruang yang baik serta suguhan pemandangan yang memanjakan mata.

Apresiasi senada juga datang dari Hezkiel, mahasiswa program studi Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan (TKJJ). Baginya, fasilitas yang ditawarkan oleh asrama Politeknik Pekerjaan Umum sangat luar biasa dan melampaui ekspektasinya. Ia merasa takjub karena hanya dengan biaya sewa sebesar Rp150.000, mahasiswa sudah bisa menikmati fasilitas pendukung yang sangat melimpah. Hezkiel bercerita bahwa lingkungan asrama ini sudah dilengkapi dengan pusat kebugaran atau gym dan food court untuk memudahkan mahasiswa mencari makan. Selain itu, kondisi kamar tidurnya pun sangat terawat karena sudah difasilitasi dengan meja belajar pribadi, kamar mandi di dalam, serta ruang khusus yang dikhususkan untuk menjemur pakaian.

Rusun Mahasiswa menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mulai belajar hidup mandiri, beradaptasi dengan lingkungan baru, serta membangun kebersamaan dengan teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia. Dari tempat inilah perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar PUtech dimulai.