PUtech

Penelitian

Pengaruh Penggunaan Nano Silika Abu Daun Bambu Sebagai Bahan Aspal Modifikasi

Aspal adalah suatu bahan bentuk padat atau setengah padat berwarna hitam sampai coklat gelap dimana aspal memiliki sifat perekat yang akan meleleh ketika dipanasi dan menjadi salah satu bahan yang banyak digunakan dalam campuran perkerasan jalan. Aspal dapat dimodifikasi dengan bahan-bahan tertentu agar dapat memperbaiki sifat-sifat aspal. Bahan-bahan additive untuk campuran aspal modifikasi memiliki banyak jenis berdasarkan tujuan penggunaannya. Seiring dengan berkembangnya zaman, teknologi nano memiliki potensi besar dalam pengembangan teknologi bahan perkerasan aspal. Ada tiga jenis nanomaterial yang umum dijumpai, yaitu nanoclay, carbon nano tubes (CNT), dan nanosilica. Penelitian menyebutkan bahwa nanosilica yang ditambahkan ke dalam aspal dapat mereduksi nilai viskositas aspal, meningkatkan anti stripping dan ketahanan rutting, serta tahan pada suhu rendah. Nanosilica umumnya berbentuk bubuk berwarna putih yang sudah diproduksi dari pabrik. Beberapa studi menjelaskan bahwa bambu memiliki kandungan silika yang cukup tinggi sehingga memiliki potensi untuk diolah menjadi material nanosilica sebagai bahan modifikasi aspal. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, penambahan bubuk nano silika abu daun bambu pada aspal membuat sampel aspal modifikasi meniadi lehih kaku dibandingkan dengan aspal penetrasi 60/70. Baik dalam kondisi normal maupun pada saat short term aging (Penuaan jangka waktu pendek) berdasarkan pengujian reologi aspal.