PUtech

Penelitian

Kajian Pengembangan Mitigasi dan Penanggulangan Kebakaran Kawasan Permukiman Melalui Sistem Informasi Berbasis Web di Kota Semarang

Kebakaran di kawasan permukiman padat menjadi salah satu ancaman signifikan di kota- kota besar, termasuk Kota Semarang. Kelurahan Rejosari, yang memiliki tingkat kepadatan bangunan sangat tinggi, teridentifikasi sebagai wilayah dengan risiko kebakaran tertinggi pada penelitian tahun pertama. Pada tahun kedua, penelitian ini telah merumuskan sebuah aplikasi pelaporan bencana kebakaran berbasis komunitas untuk meningkatkan deteksi dini, panduan evakuasi, dan komunikasi dalam situasi darurat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerimaan masyarakat terhadap aplikasi digital berbasis komunitas untuk mitigasi kebakaran, menggunakan pendekatan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Penelitian ini menambahkan variabel Capacity, yang mencakup Asset Ownership dan Disaster Knowledge, untuk menyesuaikan model dengan konteks kebakaran perkotaan. Dengan menggunakan metode kuantitatif melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan model Structural Equation Modeling (SEM) untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan teknologi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Performance Expectancy merupakan faktor utama yang memengaruhi niat perilaku pengguna dalam menggunakan aplikasi, dengan koefisien jalur sebesar 0,777. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi terhadap kinerja aplikasi, seperti kecepatan dan akurasi fitur, sangat penting bagi masyarakat. Oleh karena itu, rekomendasi utama dari penelitian ini adalah memprioritaskan peningkatan persepsi kinerja aplikasi melalui pengembangan fitur inti, seperti panic button dan sistem pelaporan kebakaran yang cepat dan akurat. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi mitigasi kebakaran berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mendukung upaya peningkatan ketahanan komunitas di kawasan berisiko tinggi.