PUtech

Pengabdian

Bantuan Teknis Pembangunan Jalan Lingkungan Berbasis Masyarakat di Kelurahan Kutabanjarnegara, Kabupaten Banjarnegara

Wajah suatu kawasan seringkali tercermin dari kondisi akses jalan dimana kondisi akses jalan yang mantap dapat menjadi indikator bahwa tingkat perekonomian penghuninya cukup baik. Jalan kawasan perumahan bukan merupakan kewenangan dari pemerintah daerah sehingga masyarakat sekitar harus mengupayakannya secara bergotong royong. Pembangunan jalan dengan partisipasi seluruh lapisan masyarakat yang dilakukan secara bergotong royong sering disebut dengan istilah pembangunan berbasis masyarakat. Tidak semua anggota masyarakat memahami cara membuat jalan yang benar. Penggunaan perkerasan jalan beton merupakan pilihan yang lazim digunakan mengingat bahan pembuatannya mudah ditemukan di toko bangunan sekitar dan dapat dikerjakan oleh banyak orang tanpa membutuhkan skill/keterampilan yang tinggi. Pembangunan jalan Kelurahan Kuta Banjarnegara berbasis masyarakat dilakukan di perumahan Gayam Permai, dimana Politeknik Pekerjaan Umum (PPU) mengambil peran untuk mengarahkan masyarakat membuat beton yang berkualitas. Pembangunan jalan dilakukan dalam bentuk kegiatan pengabdian masyarakat dengan tahapan perencanaan desain perkerasan jalan, penyiapan area kerja, penyiapan material dan peralatan kerja, pembuatan adukan beton, pelaksanaan pengecoran, pekerjaan curing beton, dan pekerjaan finishing. Output dari kegiatan ini yaitu terlaksananya pekerjaan pembangunan jalan sepanjang 40 m dan lebar 3 m dengan tebal beton 6–8 cm. Penggunaan fasilitas laboratorium PPU agar sesuai dengan material adukan beton juga dikaji mutunya sesuai spesifikasi SNI yang berlaku.