PUtech

Serah Terima Hibah KIAT Tahap II, PUtech Perkuat Kapasitas Pembelajaran Praktik

Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) kembali menerima dukungan sarana pembelajaran melalui Serah Terima Peralatan eks Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) Tahap II dari Kemitraan Indonesia–Australia untuk Infrastruktur (KIAT) yang berlangsung di Ruang Rapat Ampera, BPSDM Kementerian PU, Jakarta.

Sebelumnya, pada Tahap I yang dilaksanakan di Gedung Bina Marga, Direktorat Jenderal Bina Marga, Jakarta, PUtech telah menerima 41 aset dari KIAT. Aset tersebut meliputi unit komputasi, peralatan pengujian material dan konstruksi, alat ukur dan navigasi, serta alat dukung operasional yang seluruhnya dalam kondisi baik dan siap digunakan untuk mendukung pembelajaran mahasiswa.

Melanjutkan komitmen tersebut, pada Tahap II ini PUtech kembali memperoleh tambahan peralatan yang difokuskan untuk memperkuat pembelajaran praktik. Peralatan yang diserahkan mencakup unit komputasi dan perangkat pendukung pembelajaran, serta alat pengujian material seperti Concrete Test Hammer dan Soil Density Gauge (SDG 200 Non-Nuclear), beserta berbagai alat ukur teknis lainnya.

Seluruh aset yang diterima pada Tahap II berada dalam kondisi baik dan siap dimanfaatkan secara langsung dalam kegiatan praktikum. Hadirnya alat-alat ini diharapkan dapat memangkas jarak antara teori di kelas dengan realita di dunia kerja konstruksi yang kian dinamis. Menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja di sektor konstruksi dan infrastruktur.

Direktur PUtech, Ir. Brawijaya, menegaskan bahwa bantuan ini akan dikelola dengan penuh tanggung jawab. Setiap alat yang diterima akan menjadi katalisator bagi peningkatan kemampuan teknis mahasiswa.

“PUtech berkomitmen memastikan pemanfaatan dan pemeliharaan peralatan secara berkelanjutan guna mendukung pembelajaran praktik yang lebih kuat, relevan, dan selaras dengan kebutuhan lapangan, guna meningkatkan kompetensi mahasiswa,” tegas Ir. Brawijaya.

Wakil Direktur KIAT, Shamas Bajwa, mengungkapkan harapan besarnya saat melihat peralatan tersebut akan dikelola oleh tangan-tangan muda di PUtech. Baginya, hibah ini adalah simbol kerja sama yang berkelanjutan.

“We are happy that PUtech is going to be using that equipment, and that is going to be a symbol of the friendship and the partnership, that the work which KIAT has done can continue and be sustainable,” ujar Shamas.

Kepala BPSDM Kementerian PU, Apri Artoto, menyambut baik dukungan ini dengan penuh apresiasi. Beliau menitipkan pesan agar fasilitas yang sudah lengkap ini benar-benar “dihidupkan” dalam proses belajar-mengajar.

“Saya sangat berharap peralatan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal. Gunakan untuk menunjang praktikum dan asah terus kompetensi, baik untuk mahasiswa maupun para dosen di Politeknik Pekerjaan Umum,” tutur Apri.

Dengan sarana yang semakin lengkap dari tahap ke tahap, PUtech kini semakin optimis dalam melahirkan lulusan vokasi yang tidak hanya kompeten secara teknis, tapi juga adaptif terhadap teknologi infrastruktur masa depan.