PUtech

Respon Tantangan Efisiensi Infrastruktur, PUtech Gelar The 1st Lean Construction Competition

Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) resmi membuka puncak acara The 1st Lean Construction Competition pada Jumat (13/02). Kompetisi berskala nasional ini mengusung tema “Lean Construction” sebagai respons terhadap tantangan efisiensi dan transformasi digital di sektor infrastruktur Indonesia.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme, menandai dimulainya babak final yang mempertemukan talenta-talenta terbaik dari seluruh Indonesia. Tercatat 101 tim dari jenjang perguruan tinggi dan 97 tim dari tingkat SMA/sederajat mendaftar dalam kompetisi ini. Setelah melalui seleksi ketat sejak rilis studi kasus pada Desember 2025, terpilih 14 tim mahasiswa dan 7 tim siswa sebagai finalis yang tampil pada hari puncak.

Direktur Politeknik Pekerjaan Umum, Ir. Brawijaya, S.E., M.Eng.I.E., MSCE., Ph.D., IPU., ASEAN.Eng., dalam sambutannya menegaskan pentingnya penerapan prinsip Lean Construction dalam pembangunan fisik di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa pendekatan lean tidak hanya berfokus pada efisiensi waktu dan biaya, tetapi juga mencakup mutu, keselamatan kerja, serta keberlanjutan proyek.

Menurutnya, kompetisi ini menjadi wadah strategis bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan analitis dan menghadirkan solusi nyata bagi industri konstruksi. PUtech pun berkomitmen untuk terus menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan selaras dengan kebutuhan industri.

Ketua Penyelenggara, Fahmi Syarif Hidayat, M.Ars., dalam laporannya menyampaikan bahwa para finalis berasal dari berbagai institusi ternama. Pada kategori perguruan tinggi, finalis di antaranya berasal dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Negeri Surabaya. Sementara kategori SMA/sederajat diwakili sekolah vokasi unggulan seperti SMKN 7 Semarang dan SMKN 1 Banda Aceh.

Ia menambahkan bahwa para peserta telah menunjukkan kapasitas inovasi yang luar biasa. Ide-ide yang dipresentasikan dinilai memiliki potensi implementasi nyata di dunia konstruksi. Penilaian dilakukan secara komprehensif, mulai dari orisinalitas gagasan hingga dampak aplikatifnya.

Kompetisi ini mendapat dukungan dari para praktisi dan akademisi yang aktif dalam pengembangan lean construction. Sebagai Juri Kehormatan, Prof. Ir. Muhamad Abduh, M.T., Ph.D. dari Institut Teknologi Bandung (ITB) turut memberikan perspektif strategis dalam proses penilaian.

Keterlibatan mitra industri seperti PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Nindya Karya, dan PT Waskita Karya Tbk semakin memperkuat kualitas kompetisi ini.

Untuk kategori SMA/SMK/Sederajat, dewan juri terdiri atas Masmi’an Mahida, S.Kom., M.P.W.K., dan Ingerawi Sekaring Bumi, S.T., M.T., dari Politeknik Pekerjaan Umum, serta Muhammad Abdullah, S.ST., dari PT Adhi Karya.

Sementara pada kategori Perguruan Tinggi, penilaian dilakukan oleh Robi Fernando, S.T., M.T., Tia Hetwisari, S.T., M.T., Didit Puji Riyanti, S.T., M.T., dan Bhima Dhanardhono, S.T., M.Eng., dari Politeknik Pekerjaan Umum, bersama Bagus Maulana, S.T., dari PT Pembangunan Perumahan (PP) serta Muhammad Faisal Sistiyanto, A.md., dari PT Adhi Karya.

Kolaborasi antara Politeknik Pekerjaan Umum dan mitra industri ini memastikan proses penjurian berjalan objektif, relevan, dan berorientasi pada implementasi nyata di dunia konstruksi.

Dengan resmi dibukanya acara ini, sesi presentasi final pun dimulai sebagai penentu inovasi terbaik yang diharapkan mampu mendorong peningkatan efisiensi konstruksi nasional di masa depan.