PUtech

Praktikum Lapangan di PUtech Jadi Latihan Budaya Keselamatan Nyata

Setiap tahun, Indonesia memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional pada 12 Januari hingga 12 Februari. Bulan K3 menjadi pengingat bahwa di balik setiap proyek, gedung, jalan, dan jembatan yang berdiri kokoh, ada manusia dan lingkungan yang harus dijaga keselamatannya.

Pada tahun 2026, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia mengangkat tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.” Tema tersebut mengajak sikap kolaboratif pemerintah, dunia usaha, pekerja, hingga institusi pendidikan untuk membangun secara bersama-sama mewujudkan K3.

Di sektor konstruksi, urgensi ini terasa semakin nyata. Bekerja di ketinggian, berhadapan dengan material berat, serta mengoperasikan peralatan mekanis menjadikan risiko sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari. Namun risiko bukan untuk ditakuti, melainkan untuk dikelola. Di sinilah pentingnya budaya K3 yang konsisten dan terinternalisasi sejak dini.

Sebagai perguruan tinggi negeri di bawah Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) Semarang mengambil peran strategis dalam membentuk calon tenaga ahli infrastruktur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga sadar keselamatan.

Budaya K3 di PUtech tumbuh melalui pembelajaran berbasis praktik. Mahasiswa tidak hanya menerima teori di kelas, tetapi langsung terjun dalam berbagai kegiatan praktikum yang menyerupai kondisi proyek nyata.

Pada praktikum Workshop Begisting & Perancah serta Workshop Teknologi Konstruksi Beton, misalnya, mahasiswa menjalani tahapan pekerjaan secara berkelanjutan, mulai dari pembuatan begisting, pemasangan tulangan, hingga pengecoran footplat. Setiap pagi, kegiatan diawali dengan pemeriksaan kondisi fisik, senam bersama, serta safety talk sebelum pekerjaan dimulai. Penggunaan alat pelindung diri (APD) menjadi kewajiban, bukan pilihan.

Pengalaman serupa juga hadir dalam praktikum Jembatan Bailey yang tersedia di lingkungan kampus 2 PUtech sebagai laboratorium lapangan skala 1:1. Mahasiswa berinteraksi langsung dengan struktur Jembatan Bailey asli, memahami sistem rangka dan metode perakitannya. Di area ini, pengaturan lalu lintas, pemasangan rambu proyek, serta briefing keselamatan menjadi bagian tak terpisahkan dari kegiatan belajar.

Melalui rangkaian praktikum tersebut, mahasiswa belajar bahwa keberhasilan konstruksi bukan hanya tentang struktur yang kokoh atau pekerjaan yang selesai tepat waktu. Lebih dari itu, profesionalisme di bidang pekerjaan umum ditandai dengan kemampuan mengelola risiko dan menjaga keselamatan diri sendiri maupun tim.

Bulan K3 Nasional menjadi refleksi bahwa pendidikan keselamatan tidak dapat ditunda. Di PUtech, nilai tersebut telah menjadi budaya yang ditanamkan, dilatih, dan dipraktikkan setiap hari. Karena pada akhirnya, pembangunan yang berkualitas selalu dimulai dari komitmen terhadap keselamatan.