PUtech

Mahasiswa PUtech Bedah Logika AI Bersama Prof. Buntara dari Nihon University

Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) menggelar workshop bertajuk “The Utilization of Artificial Intelligence (AI) for Construction Technology” pada Selasa, 27 Januari 2026. Bertempat di Laboratorium Komputer Kampus 2, kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Ir. Buntara Sthenly Gan dari Nihon University, Jepang, untuk berbagi wawasan seputar pemanfaatan AI dalam teknologi konstruksi kepada mahasiswa angkatan 2025.

Wakil Direktur I Bidang Akademik, Syamsul Bahri, M.T., menyampaikan bahwa kehadiran Prof. Buntara menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana AI dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi di industri konstruksi. Ia menekankan bahwa pengalaman Prof. Buntara yang telah lebih dari 37 tahun berkecimpung di dunia akademik menjadi nilai tambah besar dalam kegiatan ini.

Sementara itu, Kepala Subbagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Galih Chandra, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa workshop ini menjadi bagian dari proses pembelajaran akademik yang akan dapat dikembangkan di PUtech. Ia menilai materi AI yang disampaikan tidak hanya relevan, tetapi juga penting untuk dipahami secara mendasar oleh mahasiswa.

“Selama ini, banyak yang hanya mengenal AI dari sisi hasil akhirnya saja. Melalui workshop ini, mahasiswa diajak memahami proses dan engine Machine Learning.” Lebih lanjut, Galih menjelaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi bahan evaluasi di bidang akademik, khususnya dalam merancang dan mengembangkan pelatihan berbasis teknologi ke depan.

Dalam sesi teknis, Prof. Buntara mengajak mahasiswa melihat lebih dalam proses di balik Artificial Intelligence. Ia menjelaskan bahwa AI tidak bekerja secara instan, melainkan melalui proses panjang di mana Machine Learning mempelajari pola dari data yang diberikan manusia. Melalui simulasi sederhana “Prediksi Umur Hewan”, mahasiswa diajak memahami bahwa logika AI bersifat fleksibel dan dapat diterapkan lintas disiplin, termasuk pada bidang teknik sipil dan konstruksi.

Satu pesan penting ditekankan Prof. Buntara kepada mahasiswa PUtech:

“Artificial Intelligence adalah pendamping dalam proses, bukan pengambil keputusan. Jika dimanfaatkan dengan bijak, AI dapat memperkuat berbagai bidang, termasuk konstruksi.”

Prof. Buntara juga mengingatkan bahwa meskipun AI memiliki kemampuan yang sangat besar, teknologi ini tetap harus berada di bawah kendali manusia. Penerapannya di lapangan perlu diimbangi dengan pemahaman metode teknis konvensional serta logika keteknikan yang kuat.

Workshop ini ditutup dengan ajakan kepada mahasiswa program studi TKBG, TKBA, dan TKJJ untuk mulai mengembangkan dan mengaplikasikan pemahaman Machine Learning sesuai dengan kreativitas dan kebutuhan bidang masing-masing. Diharapkan, kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa PUtech untuk terus berinovasi dan siap bersaing di tingkat global.