
Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis untuk Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia dan Kelembagaan dalam Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Penandatanganan dilaksanakan di Auditorium Soejono Sosrodarsono, Kampus 2 PUtech Semarang, pada Sabtu (20/9/2025), dalam rangkaian acara Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-4 PUtech.
Kerja sama ini melibatkan lima pihak, yaitu Politeknik Pekerjaan Umum sebagai tuan rumah, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi Universitas Negeri Semarang (UNNES), Ikatan Ahli Manajemen Konstruksi Ramping Indonesia (IAMKRI), dan Center for Young Scientist (CYS).
Acara penandatanganan disaksikan langsung oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pekerjaan Umum, Apri Artoto, S.T., M.P.P.M., yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif kolaborasi ini.
Perjanjian ditandatangani oleh Ir. Brawijaya, S.E., M.Eng.I.E, MSCE, Ph.D., IPU., ASEAN.Eng. selaku Direktur Politeknik Pekerjaan Umum, Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng. selaku Dekan Sekolah Vokasi UGM, Prof. Dr. Rodiyah, S.Pd., S.H., M.Si. sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi UNNES, Syailendra Harahap yang merupakan Sekretaris Steering Committee Center for Young Scientist (CYS) dalam kerangka Lomba Peneliti Belia, dan Prof. Muhammad Abduh, M.T., Ph.D., Ketua Ikatan Ahli Manajemen Konstruksi Ramping Indonesia (IAMKRI).
PKS ini difokuskan pada pengembangan kapasitas dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari tiga elemen utama yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Melalui kerja sama ini, diharapkan terjadi peningkatan kualitas proses pembelajaran dan kurikulum, kolaborasi riset lintas institusi untuk inovasi teknologi, serta program-program pengabdian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan vokasi dan riset di Indonesia, khususnya dalam bidang pekerjaan umum dan infrastruktur. Sinergi antara institusi pendidikan, organisasi profesi, dan lembaga riset diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri yang semakin kompleks.