PUtech

Peran PUtech dalam Kolaborasi Strategis Indonesia-Belanda di Bidang Keairan

Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) menghadiri Rapat Tindak Lanjut Working Group 3 (WG3) yang digelar BPSDM Kementerian Pekerjaan Umum pada Jumat (12/09/2025) sebagai bagian dari implementasi kerja sama strategis Indonesia–Belanda di bidang keairan. Rapat dibuka oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Prasarana Strategis, Dr. Doedoeng Zenal Arifin, S.T., M.T..

Turut hadir Direktur PUtech sekaligus Ketua WG3, Ir. Brawijaya, S.E., M.Eng.I.E., MSCE, Ph.D, IPU, ASEAN.Eng., didampingi Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Umum, Dr. Wildan Herwindo, S.IP., S.T., M.T.. Selain itu, rapat juga dihadiri perwakilan Delegated Representative Water in Indonesia, NUFFIC South East Asia, Biro Perencanaan Anggaran dan Kerja Sama Luar Negeri, serta generasi muda dari BPSDM dan SDA Muda.

Kerja sama Indonesia–Belanda di bidang keairan telah berjalan sejak lama dan terus berlanjut hingga sekarang. Dan PUtech, melalui BPSDM, turut mengambil peran.  PUtech terpilih menjadi ketua WG3 dengan tiga fokus besar, antara lain Knowledge Exchange, Capacity Building, dan Youth Engagement. PUtech telah melaksanakan berbagai program untuk membangun kapasitas sumber daya manusia dan mendorong inovasi di sektor keairan. Kegiatan tersebut mencakup seminar internasional, webinar, serta kuliah tamu yang menghadirkan para ahli dari Belanda, sekaligus menjadi wadah pertukaran ilmu dan pengalaman bagi mahasiswa dan peneliti muda.

Doedoeng, dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama ini memiliki posisi strategis. “Tujuannya sangat mendasar, menjadi salah satu prioritas nasional dalam mendukung Asta Cita, khususnya di bidang air. Ini adalah hal yang sangat penting,” ujarnya.

Direktur PUtech, Ir. Brawijaya, S.E., M.Eng.I.E., MSCE, Ph.D, IPU, ASEAN.Eng., menambahkan bahwa melalui agenda PUtechnovation, institusi ini memfasilitasi kompetisi scientific paper bagi mahasiswa, serta inovasi penelitian bagi peneliti belia tingkat SMP dan SMA. Selain itu, PUtech menyiapkan seminar internasional dengan menghadirkan pembicara dari Belanda dan membangun Fasilitas Wavemaker di Semarang sebagai sarana riset pesisir dan dataran rendah.

Menuai tanggapan positif, Perwakilan Belanda mengapresiasi dan menyampaikan dukungan penuh atas inisiatif Indonesia, termasuk kesiapan menghadirkan tenaga ahli untuk memperkuat program kerja sama di bidang keairan.

Melalui berbagai kegiatan ini, PUtech mendukung Indonesia menjadi Center of Excellence for Water & Climate Resilience, sekaligus mendorong pengelolaan sumber daya air yang adaptif, berkelanjutan, dan melibatkan generasi muda.