PUtech

Cerita Sofy dan Riza, Jalani Magang di Lokasi Tanggap Darurat Bencana Sumatera Utara

Dua mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan (TKJJ) Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) Semester 6, Regina Sofy Maulina Puteri As’ari dan Khairul Riza, tengah melaksanakan kegiatan magang sebagai bagian dari penyusunan Tugas Akhir mereka. Keduanya mendapatkan kesempatan terlibat dalam penanganan tanggap darurat bencana alam di wilayah Sumatera Utara, khususnya pada Cluster 1 Ruas Jalan Tarutung – Sipirok – Padang Sidimpuan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk melihat langsung kondisi lapangan pasca-bencana sekaligus memahami proses penanganannya secara komprehensif.

Implementasi Teori di Lapangan

Selama berada di lokasi proyek, Sofy dan Riza mengamati berbagai pekerjaan konstruksi strategis, seperti pondasi bore pile, borlog, hingga penggunaan geobag. Pengalaman ini diakui Sofy sangat membantu dalam memvalidasi ilmu yang didapat di ruang kelas.

“Dengan melihat langsung di lapangan, kami menjadi lebih memahami bagaimana implementasi teori yang selama ini dipelajari, khususnya pada Mata Kuliah Teknik Pondasi dan Mekanika Tanah,” ujar Sofy.

Selain pengamatan teknis, mereka juga dipercaya mendokumentasikan area sepanjang 105 km menggunakan teknologi drone. Kepercayaan ini dijalankan dengan penuh percaya diri berkat bekal kompetensi dari mata kuliah Building Information Modeling (BIM) yang mereka tempuh di kampus.

Tanggung Jawab Teknis dan Administrasi

Keterlibatan mereka tidak hanya sebatas pengamatan. Sofy dan Riza juga ditugaskan merekap data serta menghitung kebutuhan pekerjaan bore pile di setiap divisi, yang merupakan aplikasi langsung dari Mata Kuliah Estimasi Biaya.

Selain itu, keduanya aktif menyusun laporan method statement untuk berbagai lingkup pekerjaan, termasuk Struktur Pile Cap, Dinding Penahan Tanah, Campuran Aspal Panas, Shotcrete, Soil Nailing, hingga Box Culvert.

“Pengalaman ini menjadi lebih mudah kami jalani karena sebelumnya telah terbiasa membuat laporan praktikum selama perkuliahan,” tambah Riza.

Sisi Kemanusiaan dan Pengabdian

Di sela kesibukan teknis, kedua mahasiswa ini juga berkesempatan berinteraksi dengan relawan dari Kementerian Pekerjaan Umum. Pertukaran pengalaman ini memberikan wawasan baru mengenai aspek kemanusiaan dan pengabdian dalam penanganan bencana.

Pesan untuk Mahasiswa

Melalui pengalaman ini, mereka menyimpulkan bahwa kurikulum perkuliahan sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja konstruksi. Sebagai penutup, Sofy dan Riza memberikan pesan kepada rekan-rekan mahasiswa lainnya:

“Manfaatkan setiap proses pembelajaran di kampus dengan sebaik mungkin. Apa yang kalian pelajari hari ini akan sangat berguna ketika terjun langsung ke lapangan nanti. Jangan ragu untuk mencoba, belajar, dan terus mengembangkan diri.”

Cerita magang dari Sofy dan Riza ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus mengasah kompetensi teknis demi kemajuan infrastruktur nasional.