
Menghadapi tantangan perubahan iklim dan risiko geologis yang kian dinamis, Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) bersiap menyelenggarakan perhelatan akbar bertajuk Seminar Nasional 2026. Mengusung tema “Strategi Penanggulangan Bencana,” acara ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 Maret 2026.
Seminar ini akan menjadi wadah diskusi menarik dengan menghadirkan jajaran pakar lintas sektor, baik dari akademisi internasional maupun praktisi otoritas nasional. Tiga narasumber utama yang dipastikan hadir antara lain:
Prof. Dr. Ir. Buntara Sthenly Gan dari Nihon University, yang akan membawa perspektif global dan inovasi teknologi dari Jepang.
Goeroeh Tjiptanto, M.T.I., selaku Kepala Stasiun Klimatologi (BMKG) Jawa Tengah, yang akan membedah bagaimana dapur BMKG dalam prediksi melihat iklim dan cuaca.
Ir. Vempi Satriya Adi Hendrawan, S.T., M.Env., Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Penelitian dan pekerjaannya berfokus pada pemodelan hidrologi, analisis risiko banjir dan kekeringan, pengelolaan sumber daya air, kajian perubahan iklim, serta upaya pengurangan risiko bencana.
Diskusi ini akan dipandu oleh Dr. Rizky Citra, S.T., M.Sc., M.T., yang berperan sebagai moderator yang akan memandu jalannya acara diskusi.
Acara akan dimulai pada pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Auditorium Soejono Sosrodarsono, Kampus 2 Politeknik Pekerjaan Umum, Semarang.
Melalui seminar ini, PUtech dengan tagline “The First Smart Green Campus” berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan negeri melalui penguatan literasi dan kontribusi mitigasi bencana yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi terapan.