PUtech

Pembaretan Menwa Saptataruna Angkatan Pertama PUtech

Lapangan Kampus 2 Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) menjadi saksi prosesi khidmat Upacara Pembaretan Resimen Mahasiswa (Menwa) Saptataruna PUtech Angkatan Pertama, Senin (23/2/2026). Pimpinan PUtech hadir menyaksikan upacara bersejarah ini, bersama dengnan Kabag Administrasi Akademik dan Umum, Kasubbag Akademik, serta pembina UKM Resimen Mahasiswa.

Pembaretan ini menjadi puncak dari rangkaian panjang Pendidikan Dasar (Diksar) Menwa Mahadipa Jawa Tengah Yudha XLIX Tahun 2026 yang telah mereka jalani. Para calon resimen digembleng secara intensif di Dodik Bela Negara Rindam IV/Diponegoro, yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah. Institusi tersebut dikenal sebagai pusat pendidikan yang menanamkan nilai kedisiplinan, ketahanan mental, serta semangat bela negara yang tinggi.

Tempaan Mental dan Karakter Kepemimpinan

Selama mengikuti pendidikan, para calon anggota tidak hanya dilatih secara fisik, tetapi juga ditempa mental dan karakternya agar menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, dan memiliki jiwa nasionalisme kuat. Pembina UKM Menwa, Fikri Auza’i Ikhwan, S.T., M.Eng., menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan keenam mahasiswa tersebut.

“Rasa bangga saya haturkan sepenuhnya kepada enam camen yang menjadi cikal bakal lahirnya UKM Menwa Saptataruna PUtech. Semangat dan rasa juang merekalah yang membawa mereka sampai ke titik pembaretan ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa proses pradiksar hingga diksar bukanlah perjalanan yang mudah. Namun, para mahasiswa mampu melewatinya dengan baik dan menunjukkan ketangguhan serta dedikasi tinggi. Mereka diharapkan mampu menjadi mahasiswa yang unggul, tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam kedisiplinan dan karakter.

Angkatan Perintis yang Mengukir Sejarah

Direktur PUtech, Ir. Brawijaya, S.E., M.Eng.I.E, MSCE, Ph.D.IPU, ASEAN.Eng., mengapresiasi pencapaian para anggota Menwa angkatan pertama. Ia menekankan bahwa keberadaan mereka merupakan tonggak penting dalam sejarah kelembagaan mahasiswa di kampus.

“Keenam pemuda-pemudi pilihan ini telah menunjukkan keteguhan hati, rasa juang yang tinggi, serta komitmen luar biasa dalam membangun fondasi UKM Menwa ini dari nol,” ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan dan kembali dengan kehormatan bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi awal sejarah berdirinya Menwa Saptataruna di lingkungan PUtech.

Mengemban Amanah dan Menjaga Marwah Saptataruna

Dengan baret ungu yang kini tersemat, para anggota Menwa Angkatan Pertama memikul tanggung jawab sebagai pelopor nilai-nilai kedisiplinan di kampus. Mereka diharapkan mampu menjadi teladan, penggerak semangat bela negara, serta representasi karakter unggul insan Pekerjaan Umum.

Pembaretan ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan individu, tetapi juga menandai lahirnya generasi perintis yang akan membangun dan mengembangkan Menwa Saptataruna PUtech di masa mendatang.

Selamat bertugas, Angkatan Pertama Yudha XLIX Menwa Saptataruna PUtech.
Widya Castrena Dharma Siddha!