






Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) secara resmi melaksanakan serah terima penugasan 21 mahasiswa dalam rangka Program Magang Bakti Sivitas Akademika di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (23/01) di Aula Cempaka, Balai Pengembangan Kompetensi Pekerjaan Umum Wilayah I Medan.
Prosesi serah terima ditandai dengan penyerahan mahasiswa magang yang dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sebagai simbol dimulainya pelaksanaan program magang bakti sivitas akademika PUtech, khususnya di wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara dan Aceh.
Direktur Politeknik Pekerjaan Umum, Ir. Brawijaya, S.E., M.Eng.I.E., MSCE, Ph.D., IPU, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program magang ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi akademik dan keterampilan profesional mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter melalui empati, kepedulian sosial, serta kepekaan terhadap persoalan kemanusiaan, terutama dalam konteks pascabencana.
“Penanganan pascabencana tidak hanya membutuhkan dukungan sumber daya material, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki semangat pengabdian, kemampuan bekerja sama, dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran mahasiswa PUtech di lokasi penugasan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai aktivitas, mulai dari pendataan dan pendampingan teknis hingga dukungan terhadap proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur terdampak bencana.
Adapun rincian penugasan mahasiswa dalam program ini meliputi lima mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Air yang ditempatkan di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II, sepuluh mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, serta enam mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung yang bertugas di Satuan Kerja Prasarana Strategis Sumatera Utara.
Selama masa penugasan, para mahasiswa akan terlibat langsung membantu balai dan satuan kerja di lokasi terdampak, antara lain dalam kegiatan inventarisasi dan pendataan kerusakan infrastruktur, pendampingan teknis lapangan, serta dukungan terhadap proses perencanaan dan desain cepat (quick design) untuk rekonstruksi bangunan pascabencana.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dalam mandatnya menyampaikan bahwa pengiriman mahasiswa magang ini merupakan cerminan kesiapsiagaan Kementerian Pekerjaan Umum dalam merespons kebutuhan pemulihan pascabencana, sekaligus wujud nyata pengabdian kepada negara.
“Ini adalah bentuk pengabdian Insan PU kepada Ibu Pertiwi, tidak hanya membangun, tetapi juga membangun kembali dengan lebih baik (build back better) pascabencana,” tegasnya.
Menutup rangkaian kegiatan, PUtech berpesan kepada seluruh peserta magang agar senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan, menjunjung tinggi etika dan disiplin, serta menjaga nama baik almamater selama menjalankan tugas dan pengabdian di lapangan.