PUtech

PUtech Selenggarakan Pembekalan Magang 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) menyelenggarakan Pembekalan Magang Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian persiapan mahasiswa tingkat akhir sebelum terjun langsung ke dunia kerja. Kegiatan ini diikuti oleh 277 mahasiswa angkatan 2023 dan dilaksanakan secara bersamaan sesuai dengan program studi masing-masing pada Rabu, 14 Januari 2026.

Adapun lokasi pelaksanaan pembekalan magang untuk Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Air (TKBA) bertempat di Mini Theater, Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung (TKBG) di Auditorium Soejono Sosrodarsono, serta Program Studi Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan (TKJJ) di Ruang Rapat Lantai 4 Gedung Ir. Sutami.

Pembekalan magang menjadi agenda strategis dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi dunia proyek konstruksi yang memiliki karakter, ritme kerja, serta tuntutan profesional yang berbeda dengan lingkungan akademik. Dalam kegiatan ini, PUtech menghadirkan narasumber dari BUMN Karya, yaitu PT Wijaya Karya (Persero) Tbk untuk prodi TKBA,  PT PP (Persero) Tbk untuk prodi TKBG, serta PT Adhi Karya (Persero) Tbk untuk prodi TKJJ.

Sebagai perguruan tinggi vokasi negeri dibawah Kementerian Pekerjaan Umum, PUtech menerapkan sistem pembelajaran 70% praktik dan 30% teori. Pendekatan ini diperkuat melalui berbagai kegiatan pembelajaran kontekstual, termasuk forum berbagi bersama praktisi industri yang secara rutin diikuti oleh mahasiswa. Hal ini bertujuan membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap secara mental, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja.

Salah satu substansi utama yang disampaikan dalam pembekalan magang adalah pentingnya perubahan pola pikir mahasiswa ketika memasuki dunia proyek. Dunia perkuliahan dan dunia konstruksi merupakan dua ekosistem yang sangat berbeda. Tidak sedikit lulusan baru (secara umum) di Indonesia mengalami culture shock karena perbedaan cara kerja, tingkat tanggung jawab, serta konsekuensi yang menyertainya.

Dalam lingkungan akademik, kesalahan masih menjadi bagian dari proses pembelajaran. Namun, di dunia proyek konstruksi, kesalahan berdampak langsung pada empat pilar utama proyek, yaitu mutu, biaya, waktu, dan keselamatan. Kesalahan kecil di lapangan dapat menimbulkan kerugian finansial yang signifikan dan berpotensi membahayakan keselamatan pekerja.

Setiap pekerjaan juga terhubung dengan kontrak dan target yang jelas, sehingga kedisiplinan waktu menjadi aspek yang tidak dapat ditawar.

Selain itu, parameter keberhasilan di dunia kerja tidak lagi bertumpu pada capaian akademik semata. Kinerja, sikap profesional, kemampuan bekerja dalam tim, serta integritas menjadi faktor utama yang dinilai di lapangan. Mahasiswa didorong untuk membangun etos kerja yang kuat dan mampu beradaptasi dengan dinamika proyek.

Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga ditekankan sebagai prioritas tertinggi dalam setiap kegiatan konstruksi. Keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari pencapaian waktu dan biaya, tetapi juga dari kemampuan menjaga keselamatan seluruh pihak yang terlibat.

Melalui kegiatan pembekalan magang ini, Politeknik Pekerjaan Umum menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang tangguh, unggul, dan berintegritas, serta siap berkontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur nasional. Mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh, beradaptasi dengan lingkungan kerja, dan menjaga nama baik PUtech selama menjalani program magang.