


Senyum bangga tersemat di wajah Laudya Az Zahra saat namanya diumumkan sebagai juara. Di tengah gemuruh sorak penonton di GOR Amongrogo, Yogyakarta, langkahnya mantap naik ke podium tertinggi. Masa liburan perkuliahan yang seharusnya menjadi waktu beristirahat, Ia gunakan untuk terus berlatih dan membawanya mengukir momen bersejarah dalam perjalanannya sebagai atlet dan mahasiswa.
Mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Air (TKBA) Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) ini tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Dengan fokus dan ketenangan, Laudya berhasil mengungguli para atlet terbaik dari berbagai daerah dan meraih Juara 1 Kejuaraan Nasional Taekwondo Indonesia Superfight 3 pada kategori Senior Prestasi Under 62 kg Putri.
Kejuaraan yang berlangsung pada 21–23 Desember 2025 tersebut menjadi ajang bergengsi tingkat nasional yang memperebutkan Piala Ketua Umum KONI Pusat. Bagi Laudya, kompetisi ini bukan sekadar pertandingan, melainkan pembuktian atas latihan panjang, disiplin tinggi, dan komitmen yang terus ia jaga, bahkan di sela masa liburan akademik.
Prestasi ini membawa kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi Laudya Az Zahra, tetapi juga bagi Politeknik Pekerjaan Umum dan Program Studi TKBA. Ia menunjukkan bahwa mahasiswa vokasi mampu menyeimbangkan akademik dan prestasi nonakademik, serta berani melangkah dan bersinar di tingkat nasional.
Di balik senyum bangganya, tersimpan pesan sederhana namun kuat: dengan tekad, konsistensi, dan keberanian untuk mencoba, setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengukir prestasi dan mengharumkan nama almamater.