



Mahasiswa Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, tim dari Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Air (TKBA) berhasil meraih Juara 1 dalam ajang National Innovation Concrete Competition (NICC) 2025 yang diselenggarakan oleh UPN ‘Veteran’ Jawa Timur.
Tim yang bernama AKATSUKI ini beranggotakan Muhammad Bintang Ali Yafi, Erza Dwiputra, dan Muhammad Hanif Ilyasa, dengan bimbingan dosen Pranu Arisanto, S.T., M.T. Mereka mengangkat karya berjudul “Inovasi Beton Hijau Berbasis Nano Selulosa Kayu dan Serbuk Cangkang sebagai Filler dan Substitusi Parsial Semen.”
Lewat inovasi tersebut, tim menghadirkan alternatif material beton yang tetap kuat, tetapi lebih ramah lingkungan. Pemanfaatan nano selulosa kayu dan serbuk cangkang sebagai bahan tambahan dinilai mampu mengurangi penggunaan semen konvensional yang selama ini menjadi salah satu penyumbang emisi karbon terbesar di sektor konstruksi.
NICC (National Innovation Concrete Competition) sendiri merupakan ajang yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur sebagai wadah yang bersifat kompetitif sekaligus edukatif bagi mahasiswa teknik sipil di seluruh Indonesia. Mengusung tema High-Quality Eco Concrete for a Stronger, Sustainable, and Smarter Future, kompetisi ini menantang peserta untuk merancang beton inovatif yang tetap memiliki kekuatan dan durabilitas tinggi, sekaligus memperhatikan aspek ramah lingkungan serta efisiensi biaya.
Keberhasilan Tim AKATSUKI tidak hanya menjadi kebanggaan bagi program studi, tetapi juga bukti eksistensi Politeknik Pekerjaan Umum sebagai institusi vokasi yang konsisten melahirkan inovator muda di bidang konstruksi. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa PUtech mampu bersaing di level nasional dengan gagasan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan pembangunan masa depan.
Lewat capaian ini, PUtech terus menegaskan perannya dalam mendukung lahirnya sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.