PUtech

PUtech Bersama KPK Ajak Sivitas Akademika “Speak Up for Integrity” Mengenal Sistem Pelaporan dan Edukasi Anti Korupsi

Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) menggelar kegiatan “Speak Up for Integrity – Mengenal WBS & PAKSI: Sistem Pelaporan dan Edukasi Anti-Korupsi” pada Rabu, 12 November 2025, di Auditorium Soejono Sosrodarsono, Kampus 2 PUtech. Kegiatan ini menjadi bagian dari penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) sebagai wujud komitmen PUtech dalam membangun tata kelola kampus yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Acara diawali dengan laporan penyelenggaraan kegiatan oleh Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Umum, Dr. Wildan Herwindo, S.IP., S.T., M.T.
Dalam laporannya, disampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting bagi sivitas akademika untuk memahami lebih dalam tentang upaya pencegahan korupsi di lingkungan pendidikan.

“Edukasi antikorupsi seperti ini penting untuk memperkuat nilai integritas di setiap lini kampus. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi, tapi menjadi bagian dari budaya kerja dan pembelajaran di PUtech,” ungkap Dr. Wildan.

Selanjutnya, Direktur Ir. Brawijaya, S.E., M.Eng.I.E., MSCE, Ph.D., IPU, ASEAN.Eng, memberikan sambutan yang turut diwarnai dengan pembacaan pernyataan komitmen kebijakan anti penyuapan bersama seluruh peserta yang hadir. 

Dalam sambutannya, Direktur PUtech menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab bersama, termasuk dunia pendidikan.

“Politeknik Pekerjaan Umum ingin menjadi institusi yang tidak hanya unggul secara akademik dan teknis, tetapi juga dalam tata kelola yang bersih dan berintegritas. Melalui penerapan SMAP, kami berupaya mencegah dan menanggulangi praktik penyuapan di lingkungan kampus,” ujarnya.

Direktur juga menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman sivitas akademika mengenai dua aspek penting dalam membangun integritas, yaitu WBS (Whistle Blowing System) sebagai sarana pelaporan pelanggaran yang aman dan bertanggung jawab, serta PAKSI (Penyuluhan Anti Korupsi) mitra Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berfokus pada edukasi dan pencegahan korupsi di masyarakat dan lembaga.

Kegiatan menghadirkan Mohamad Ridwan Affan, S.H., Penyuluh Anti Korupsi Utama KPK RI, Manajer Bidang Mutu, Regulasi, dan Kerja Sama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) KPK RI. Beliau merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (2013) dengan predikat cum laude, dan telah tersertifikasi sebagai Integrity Officer serta Senior Anticorruption Instructor. Dengan pengalaman lebih dari sebelas tahun sebagai pengajar dan konsultan di bidang antikorupsi serta tata kelola pemerintahan yang baik, Ridwan Affan dikenal aktif dalam penguatan integritas di berbagai sektor, baik publik maupun pendidikan.

Dalam paparannya, Ia menekankan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang bisa dilakukan siapa saja, kapan saja, dan di lembaga mana pun. Korupsi bukan hanya soal uang negara, tetapi juga penyalahgunaan kekuasaan dan hilangnya integritas pribadi maupun institusi.

Ia menjelaskan akar penyebab korupsi berdasarkan teori Fraud Diamond  yaitu tekanan (pressure), kesempatan (opportunity), rasionalisasi (rationalization), dan kemampuan (capability). Oleh karena itu, pencegahan perlu dimulai dari membangun sistem dan budaya integritas, bukan sekadar pengawasan.

Dalam bagian berikutnya, beliau menjelaskan fungsi Whistle Blowing System (WBS) sebagai sistem deteksi dini (early warning system) untuk melaporkan dugaan pelanggaran tanpa rasa takut akan pembalasan. WBS menjadi wujud nyata komitmen lembaga dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik. Tidak lupa diperkenalkan program Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) dan Ahli Pembangun Integritas (API) dua jalur sertifikasi resmi KPK RI untuk membentuk agen perubahan di masyarakat. Ia mengajak sivitas akademika PUtech menjadi bagian dari gerakan antikorupsi melalui pendidikan dan keteladanan.

PUtech berupaya menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kampus yang bersih, transparan, dan berintegritas, sejalan dengan semangat “Speak Up for Integrity” dan visi sebagai The First Smart Green Campus yang tangguh dan unggul.