



















Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) melalui Himpunan Mahasiswa Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan (HMTKJJ) menyelenggarakan bedah buku “Rekayasa Jembatan Bentang Panjang” pada Rabu, 1 Oktober 2025, bertempat di Auditorium PUtech, bekerja sama dengan Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) dan Persatuan Insinyur Indonesia – Badan Kejuruan Sipil (PII BK Sipil). Kegiatan ini merupakan bagian dari program PUtech Lecturia, yang rutin menjadi wadah untuk bedah buku, kuliah umum, dan diskusi ilmiah. Acara ini juga turut memperingati Tahun Emas Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) yang menandai 50 tahun kontribusi organisasi tersebut dalam pembangunan jalan dan jembatan di Indonesia.
Buku yang dibedah merupakan karya Prof. Dr. Ir. Hidajat Sugihardjo Masiran, M.S. dan Dr. Eng. Ir. Aniendhita Rizki Amalia, S.T., M.T., yang membahas konsep jembatan bentang panjang, perkembangan terbaru di bidang jembatan mulai dari perancangan, pelaksanaan, hingga pemeliharaan. Buku jilid kedua yang terbit pada bulan Juni 2025 ini ditujukan sebagai referensi bagi mahasiswa maupun praktisi dalam memahami teori, metodologi, dan penerapan teknologi rekayasa jembatan bentang panjang.
Dalam sambutannya, Syamsul Bahri, S.T., M.Eng., Wakil Direktur I Bidang Akademik, menyampaikan bahwa bedah buku ini tidak hanya meningkatkan literasi teknik sipil, tetapi juga menjadi sarana memperkuat jejaring, berbagi pengalaman, dan menginspirasi generasi muda untuk terlibat dalam proyek konstruksi yang kompleks.
Acara menghadirkan penanggap dari berbagai latar belakang. Ir. Arvila Deli Triana, MT, memberikan perspektif praktisi perencana konstruksi; Ir. Herry Vaza, M.Eng. SC.M.Sc., Ketua HPJI DKI Jakarta, menyampaikan masukan berdasarkan pengalaman praktik; Dr. Ir. Aksan Kawanda, ST, MT, IPM, perwakilan Persatuan Insinyur Indonesia – Badan Kejuruan Sipil, menekankan konsep dasar rekayasa jembatan; Erwan Setyo Budi, S.Hum, pustakawan di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang, menyoroti nilai edukatif dan literasi buku; dan Ir. Brawijaya, S.E., M.Eng.I.E, MSCE, Ph.D., IPU, ASEAN Eng, memberikan perspektif akademik yang mendukung penerapan praktis bagi mahasiswa.
Bedah buku dipandu oleh Dr. Taufan Madiasworo, S.T., M.T., dengan sesi diskusi interaktif antara penulis, penanggap, dan peserta. Diskusi berlangsung hangat dengan berbagai pertanyaan mengenai tantangan konstruksi jembatan bentang panjang, masukan teknis, dan manajemen proyek.
Kegiatan ini menegaskan bahwa buku “Rekayasa Jembatan Bentang Panjang” menjadi referensi komprehensif, aplikatif, dan edukatif bagi mahasiswa, praktisi, maupun masyarakat umum dalam memahami teori dan praktik rekayasa jembatan bentang panjang. Hal ini sejalan dengan sambutan Himpunan Mahasiswa Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan (HMTKJJ), Fikri Firmansyah, yang senada dengan pesan Ketua Prodi Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan (TKJJ), Rikal Andani, ST, M.Eng.
Bagi program studi TKJJ, kegiatan ini memiliki arti penting karena mendukung pengembangan pengetahuan di bidang konstruksi jembatan. Bedah buku ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berpikir lebih luas, memperkuat keterkaitan antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan, sekaligus memupuk semangat kolaborasi antara praktisi dan akademisi.