PUtech

Mahasiswa TKBG PUtech Kunjungi Proyek Pondasi Gedung di UGM

Komitmen Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) untuk mencetak tenaga ahli konstruksi berkompeten terus diwujudkan melalui pembelajaran berbasis praktik lapangan. Setelah sebelumnya mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Air (TKBA) mengunjungi Proyek Pembangunan Bendungan Jragung yang dikelola BBWS Pemali Juana, kini giliran mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung (TKBG) memperdalam ilmu pondasi borpile dan siklus alat konstruksi di Proyek Pembangunan Pondasi Gedung C (Laboratorium Bahasa dan Pusat Bahasa) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM).

Didampingi dosen pengampu Rizky Citra Islami, S.T., M.Sc., M.T., Masmi’an Mahida, S.Kom., M.P.W.K., dan Lusman Sulaiman, S.T., M.Eng., mahasiswa mendapat pemaparan teknis langsung dari Dhimas Rezha selaku Site Manager PT Waskita Karya.

Dalam kunjungan ini, mahasiswa TKBG PUtech mempelajari metode pelaksanaan pondasi borpile mulai dari pengeboran, pemasangan tulangan, pengecoran, hingga pengendalian mutu. Mereka juga diajak mengamati siklus kerja alat konstruksi, mencatat waktu siklus, menghitung kapasitas alat per siklus, serta memperkirakan produktivitas alat berat di lapangan — keterampilan penting yang menjadi bekal mereka saat memasuki industri.

PT Waskita Karya (Persero) Tbk memulai pembangunan Gedung C FIB UGM pada 10 Agustus 2025 dengan target rampung pertengahan 2026. Proyek ini akan menghadirkan gedung delapan lantai yang menunjang kegiatan perkuliahan, serta 84 panel surya di atap untuk energi terbarukan.

Bagi PUtech, praktik lapangan seperti ini bukan sekadar agenda tambahan, tetapi inti dari pembelajaran. Dengan menggandeng proyek-proyek strategis berskala nasional, PUtech membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi, memahami standar industri, dan membangun jejaring profesional sejak dini.